Garuda Pertiwi Tak Anggap Remeh Pakistan

Selasa, 01 Jul 2025, 06:45 WIB

JAKARTA - Timnas putri Indonesia tidak akan menganggap remeh Pakistan, lawan selanjutnya dalam lanjutan Grup D Kualifikasi Piala Asia Putri 2026. Pelatih Satoru Mochizuki menegaskan pentingnya kewaspadaan, meski Pakistan baru saja dibantai Taiwan dengan skor telak 0-8.

“Kami melihat laga mereka melawan Taiwan. Pakistan tidak bermain buruk. Mereka tim yang cukup kuat. Kami akan lakukan yang terbaik demi kemenangan,” ujar Mochizuki.

Ket. Foto: Pemain Timnas Putri Indonesia Isa Guusje Warps (kedua kanan) bersama rekan merayakan gol ke gawang Timnas Putri Kirgistan pada pertandingan kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 Grup D di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (29/6). — Sumber: ANTARA/Galih Pradipta

Tiga poin sangat krusial bagi tim berjuluk Garuda Pertiwi demi menjaga peluang lolos ke putaran final Piala Asia Putri 2026 di Australia. Hanya juara grup yang berhak melangkah ke putaran utama. Dalam kualifikasi yang diikuti 34 negara dan dibagi ke dalam delapan grup, tidak ada tempat untuk posisi runner-up.

Indonesia membuka kiprah di Grup D dengan kemenangan tipis 1-0 atas Kyrgyzstan. Hasil itu membuat Garuda Pertiwi duduk di posisi kedua klasemen dengan tiga poin, hanya kalah selisih gol dari Taiwan. Laga kontra Pakistan akan berlangsung Rabu (2/7) pukul 20.00 WIB di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.

Jika mampu menumbangkan Pakistan, Indonesia berpotensi menjalani laga hidup-mati menghadapi Taiwan di pertandingan terakhir, Sabtu (5/7). Mochizuki menyadari kualitas lawan yang menempati peringkat ke-42 dunia itu.

“Mereka bagus dalam operan, kontrol, dan pergerakan tanpa bola. Mereka bisa saja kuasai bola lebih lama. Kami harus atur pertahanan dengan baik, memaksimalkan setiap peluang,” ujarnya. Pelatih asal Jepang itu juga menekankan pentingnya konsentrasi dan disiplin.

Selain aspek teknis, Satoru Mochizuki menyoroti pentingnya inisiatif pemain di lapangan. Ia dikenal jarang memberi instruksi saat pertandingan berlangsung. “Saya selalu tanamkan inisiatif. Pelatih hanya bisa beri arahan, tapi keputusan ada di pemain,” kataya. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.