Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Dibiarkan Jalan Sendiri, Kopdeskel Merah Putih Dievaluasi Rutin

📅 Minggu, 29 Jun 2025, 11:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Dibiarkan Jalan Sendiri, Kopdeskel Merah Putih Dievaluasi Rutin Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Pembentukan Koperasi Merah Putih.

MANOKWARI - Operasional Koperasi Desa Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih bakal dievaluasi secara berkala, seperti per semster maupun per tahun. 

Langkah evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan keberlanjutan dan keuntungan bisnis dari Kopdeskel Merah Putih.

Kementerian Koperasi terlebih dahulu memberikan pendampingan melalui program pelatihan literasi keuangan dan manajerial bagi setiap anggota Kopdes Merah Putih sebelum resmi beroperasi. 

"Enam bulan atau setahun sekali harus dievaluasi, supaya bisa mengetahui perkembangan bisnis Kopdes Merah Putih," kata Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono di Manokwari, Papua Barat, Sabtu (28/6).  

Menurut dia penyelenggaraan program pengembangan kapasitas Kopdes Merah Putih tentu melibatkan instansi pemerintah daerah, bank pembangunan daerah, dan bank himbara.

Metode pelatihan tersebut akan disesuaikan dengan konsep bisnis Kopdes Merah Putih mengacu pada potensi dari daerah masing-masing, sehingga operasionalnya berjalan lancar.

"Penyiapan SDM koperasi memerlukan peran kolaboratif dari pemerintah daerah dan perbankan," ujarnya.

Ia menyebut ada berbagai konsep bisnis yang disusun Satuan Tugas Kopdes Merah Putih berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, yaitu simpan pinjam, sembako, dan logistik.

Kemudian, agen penjualan pupuk, agen penyaluran LPG dan BBM bersubsidi, penyerapan gabah, penyewaan traktor, penyaluran bantuan pemerintah, dan bisnis komoditas lokal unggulan.

"Model bisnis yang kami sudah susun, nanti diadopsi sesuai potensi daerah masing-masing," kata Juliantono.

Menurut dia Kopdes Merah Putih menjawab berbagai permasalahan masyarakat desa, antara lain penyerapan tenaga kerja, penguatan sistem distribusi lokal, dan simpan pinjam bunga rendah.

Pembentukan Kopdes Merah Putih merupakan wujud komitmen pemerintah memberdayakan masyarakat desa/kelurahan menjadi motor penggerak perekonomian daerah dan nasional.

"Pak Presiden target, Oktober 2025 semua Kopdes Merah Putih di Indonesia sudah mulai beroperasi," ucap Juliantono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.