• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Latihan Ringan, Ingatan Ta...

Latihan Ringan, Ingatan Tajam! Ini 5 Gerakan Somatik yang Bisa Bikin Fokus 

Minggu, 29 Jun 2025, 14:30 WIB

JAKARTA - Fokus gampang buyar, susah mengingat hal kecil, atau merasa cepat lelah secara mental? Mungkin masalahnya bukan cuma di otak, tapi juga di tubuhmu.

Yup, ternyata hubungan antara tubuh dan pikiran jauh lebih dalam dari yang kita kira. Dan di sinilah somatic exercise alias latihan somatik punya peran penting!

Ket. Foto: — Sumber: Prevention

Gerakan-gerakan halus dan penuh kesadaran ini nggak cuma bantu merilekskan sistem saraf, tapi juga memperkuat koneksi antara tubuh dan otak. Jadi nggak heran kalau latihan ini mulai dilirik sebagai alternatif untuk mempertajam memori dan konsentrasi, apalagi di era serba cepat yang bikin otak rentan burnout.

Berikut beberapa jenis latihan somatik simpel yang bisa kamu coba untuk menjaga kesehatan mental dan mempertajam daya ingat:

1. Cross-Crawl
Gerakan seperti menyentuhkan siku kiri ke lutut kanan ternyata bisa bantu menyeimbangkan kerja otak kanan dan kiri. Gerakan ini memaksa dua sisi otak bekerja bersamaan.

Hasilnya, koordinasi meningkat, fokus jadi lebih tajam, dan kemampuan mengingat pun ikut terdongkrak. Praktikkan secara rutin, apalagi saat merasa lemot atau kurang konsen, dan rasakan bedanya!

2. Balance Challenge 
Siapa sangka berdiri dengan satu kaki sambil memejamkan mata bisa jadi latihan otak? Saat kehilangan panduan visual, tubuh mengandalkan proprioception, kemampuan tubuh untuk merasakan posisi dan gerakan. Ini melibatkan otak kecil (cerebellum) yang juga terhubung dengan memori dan pergerakan. Coba latihan ini dekat dinding atau kursi untuk keamanan, ya!

3. Pandiculation
Pandiculation terdengar rumit, tapi sebenarnya mirip dengan gerakan menggeliat yang sering kita lakukan setelah bangun tidur. Bedanya, di sini kamu melakukan gerakan dengan kesadaran penuh: tegangkan otot perlahan, tahan, lalu lepaskan dengan mindful. Efeknya? Tension di tubuh berkurang, otak lebih rileks, dan memori terasa lebih jernih.

4. Pelvic Clock
Regangkan bagian panggul dengan gerakan melingkar seolah menggambar angka jam. Latihan ini disebut pelvic clock, dan terbukti mampu menstimulasi saraf-saraf di tulang belakang bawah yang terhubung ke otak. Selain bantu meredakan stres, teknik ini juga bisa memperbaiki koneksi dengan vagus nerve—salah satu kunci dalam pengolahan memori di tengah tekanan mental.

5. Spinal Wave
Bayangkan tubuhmu melakukan gerakan mengalir dari tulang ekor hingga leher seperti gelombang. Latihan spinal wave ini bantu melancarkan aliran cerebrospinal fluid, cairan penting yang melindungi otak. Saat tulang belakang kaku, aliran ini melambat dan bisa mengganggu fokus. Spinal wave secara rutin bisa bantu jernihkan pikiran, naikkan level energi, dan mengurangi stres yang nyangkut di tubuh.

So, next time kamu merasa brain fog, coba deh gerakan somatik ini. Simpel, nggak butuh alat, tapi efeknya bisa bikin otak makin segar dan siap menghadapi tantangan hari ini.

Redaktur: Nayla Shabrina

Penulis: Nayla Shabrina, Nayla Shabrina

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.