Juara Dunia Kelas Berat Ringan, Dmitri Bivol Tolak Duel Ketiga dengan Beterbiev

Selasa, 14 Jul 2026, 05:50 WIB

JAKARTA - Juara dunia kelas berat ringan (79,3kg) WBA, WBO, dan IBF Dmitri Bivol menolak pertarungan ketiga (trilogi) melawan Artur Beterbiev meski mendapatkan tawaran yang menggiurkan dari International Boxing Association (IBA).

"Tawaran yang kami berikan kepada Bivol untuk pertarungan ketiga jauh lebih besar daripada dua pertarungan pertama. Secara spesifik, Bivol diberi tawaran dua kali lebih besar daripada di pertarungan sebelumnya," kata Presiden IBA Umar Kremlev dalam laporan The Ring yang dipantau di Jakarta, Selasa (14/7).

Ket. Foto: Juara dunia kelas berat ringan (79,3kg) WBA, WBO, dan IBF Dmitri Bivol dan Artur Beterbiev (kiri) — Sumber: antara foto

Bivol dan Beterbiev bertarung dalam dua pertandingan yang sangat sengit dan berakhir dengan keputusan mayoritas pada Oktober 2024 dan Februari 2025.

Beterbiev memenangkan pertandingan pertama untuk menjadi juara kelas berat ringan sejati, dan Bivol memenangkan pertandingan ulang untuk merebut kembali gelar tersebut.

Namun selama 17 bulan terakhir, serangkaian peristiwa di pihak Bivol telah membuat Beterbiev tidak mungkin menjalani pertarungan ketiga.

IBA kemudian turun tangan sebagai pihak yang sangat tertarik untuk mengamankan trilogi. Kremlev mengatakan pihaknya telah mengajukan beberapa tawaran menggiurkan di berbagai tahap, termasuk dalam beberapa minggu terakhir, namun tanpa hasil.

"Saya sangat kecewa. Semua orang menunggu pertarungan ini. Saya tidak tahu mengapa Bivol dan timnya tidak menerima tawaran tersebut, tetapi saya akan melakukan yang terbaik untuk mewujudkan pertarungan ini," katanya.

Ia mengatakan pihaknya telah berdiskusi cukup lama dengan tim dari Bivol dan Betebiev, namun hanya Beterbiev dan timnya yang siap untuk trilogi.

Setelah Bivol mengalahkan Beterbiev, ia melepaskan gelar WBC-nya pada April 2025 alih-alih melanjutkan pertarungan dengan penantang wajib David Benavidez.

Pada Juli 2025, Beterbiev mengecam Bivol karena kurangnya antusiasme dan kemudian mengungkapkan bahwa lawannya secara terang-terangan menolak pertarungan tersebut.

Sementara itu, Bivol menjalani operasi punggung pada Agustus 2025 dan kembali pada Mei 2026 untuk menghadapi penantang wajib IBF, Michael Eifert, dalam pertandingan yang pada dasarnya merupakan laga pemanasan dan dimenangkan dengan keputusan bulat.

Kini, petinju yang memiliki rekor 25 kemenangan dengan 12 knockout (KO) dan satu kekalahan sudah diperintahkan oleh pihak WBO untuk menghadapi penantang wajib dan juara interim Callum Smith. Kedua pihak memiliki waktu hingga 26 Juli untuk mencapai kesepakatan.

Kremlev yakin petinju Rusia itu akan melanjutkan pertarungan melawan Smith dan Beterbiev akan menjalani pertarungan lain sementara itu. Namun, ia tetap berencana untuk mendesak para pihak untuk melanjutkan pembicaraan kapan pun kedua belah pihak siap.

"Sejujurnya, kami telah memberikan penawaran tertulis yang sangat bagus. Namun sayangnya, tim Bivol masih menunggu sesuatu. Bivol tampaknya siap bertarung, tetapi timnya masih mempertimbangkan," katanya.

  • Dmitri Bivol
  • Beterbiev
  • Tolak Duel Ketiga

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.