Hati-hati dengan WNA Asal Tiongkok, Banyak Berbuat Ilegal

Jumat, 27 Jun 2025, 15:57 WIB

JAKARTA -Masyarakat perlu berhati-hati bila berhubungan dengan warga asal Tiongkok karena sering berbuat illegal. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara menangkap dua Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok berinisial ZM dan ZY yang menjadi investor fiktif dengan cara mendirikan perusahaan secara fiktif dan melakukan pelanggaran keimigrasian.

"Kedua WNA yang ditangkap di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara diduga melakukan pelanggaran keimigrasian," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara, Rendra Mauliansyah di Jakarta, Kamis. Ia menjelaskan penangkapan kedua warga asing ini dalam rangka pelaksanaan program pengawasan izin tinggal investor asing yang terintegrasi dengan program kerja Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Ket. Foto: WNA masuk lewat bandara — Sumber: ist

Pelaku ZM merupakan pemegang Izin Terbatas investor perusahaan berinisial. Alamat kantornya di wilayah Jakarta Selatan, namun dinyatakan saat ini beralamat di Penjaringan, Jakarta Utara. Namun, belum pernah beroperasi dan tidak memiliki karyawan.

ZM juga tidak bisa menunjukkan sejumlah dokumen seperti Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), Anggaran Dasar Rumah Tangga (AD/ART) dan neraca keuangan.

Dalam LKPM, ZM tercatat menanam modal di sebuah perusahaan Indonesia sebesar 10.395.000.000. Namun, usai ditangkap, ZM mengaku hanya menanam modal sebesar 68 juta.

Sementara itu, ZY merupakan investor dengan sponsor PT DHI dan mengakui perusahaan tersebut miliknya yang berlokasi di wilayah Pinangsia, Jakarta Barat, yang didirikan tahun 2022.

ZY mengaku perusahaannya bergerak di bidang distribusi es krim dari pabrik di Bekasi serta distribusi besi baja dari Tiongkok. Namun, saat ditanya lebih lanjut, ZY justru tak mengetahui jumlah karyawannya dengan alasan mereka hanya datang ke kantor sejak ada barang impor masuk saja.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.