Bupati Garut: Industri dan Daerah Wajib Saling Untung
Jumat, 27 Jun 2025, 02:05 WIBGarut - Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyatakan kehadiran investor yang membangun industri untuk melakukan kegiatan usaha di Kabupaten Garut, Jawa Barat harus saling menguntungkan bagi masyarakat maupun investor dengan menjaga lingkungan kerja saling mendukung.
"Tentu saja kami mengundang sekali para investor untuk bersama-sama, untuk melakukan usahanya di Garut dengan konsep saling memberikan keuntungan, masyarakat Garut untung, investor juga untung," kata Bupati saat menggelar pertemuan dengan pimpinan PT Hoga Reksa Garment di Ruang Rapat Kantor Bupati Garut, Kamis (26/6).
Ia menuturkan Pemkab Garut terbuka bagi investor untuk bisa melakukan kegiatan usahanya dan menyerap tenaga kerja bagi masyarakat di Kabupaten Garut.
Keberadaan investor khususnya saat ini PT Hoga Reksa Garment, kata dia, diharapkan melakukan kegiatan usahanya dengan konsep saling memberikan keuntungan dan saling menjaga agar tetap lancar.
"Ini hubungan terus kita jaga bersama, kita nitip serta direalisasi dengan menciptakan suasana yang kondusif. Saya berharap, masyarakat kondusif juga, perusahaan juga kondusif," katanya.
Ia berharap kehadiran PT Hoga Reksa Garment bisa menyerap banyak tenaga kerja bagi masyarakat Garut yang selama ini membutuhkan pekerjaan.
Perusahaan tersebut, menurut Bupati, sudah teruji dan terbukti telah memberikan komitmen dengan menempatkan kantor pusat perusahaannya di Garut.
"Ini menurut saya sangat hebat, kantor pusat (biasanya) di Jakarta, ini di sini (Garut), saya apresiasi semoga jadi contoh untuk perusahaan-perusahaan lain," katanya.
Manager Umum PT Hoga Reksa Garment Andri Kustendi mengatakan, perusahaannya telah merencanakan perluasan investasi di Kabupaten Garut  yang diperkirakan akan menyerap tenaga kerja lebih dari 20 ribuan orang.
Menurut dia tenaga kerja di Kabupaten Garut cukup kompetitif untuk mendukung kegiatan usaha garmen yang memproduksi padat karya berupa pakaian jadi.
"Jadi sangat men-'support' sekali untuk program kami dalam menjalankan bisnis, terutama di industri padat karya pakaian jadi," katanya.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
NTT Diguncang Gempa Berkekuatan 6,3, Pusat di Timor Tengah Utara
-
Pemkab Sigi Segera Tuntaskan Verifikasi Penerima Bantuan Rumah
-
Dialog Dengan Calon Dirjen Unesco dari Mesir, Menteri Kebudayaan Dorong Warisan Budaya Masuk Nominasi Dunia
-
Kemendag Beri Sanksi Kepada 66 Distributor dan Pengecer MinyaKita
-
Pemerintah Kabupaten Cianjur Melakukan Penertiban Bangunan di Sepadan Sungai
-
Pesona Ekosistem Pertanian Berusia 1.300 Tahun di Yunnan
-
BGN: DIY Pelopori Pasokan Bahan Baku Program Makan Bergizi Gratis Lewat Lumbung Mataraman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.