Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Zelensky Desak Agar Putin Diadili Sebagai 'Penjahat Perang'

📅 Kamis, 26 Jun 2025, 09:05 WIB | Oleh:
Zelensky Desak Agar Putin Diadili Sebagai 'Penjahat Perang' Doc: AFP
Ket. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara setelah penandatanganan perjanjian pembentukan pengadilan khusus untuk mengadili pejabat tinggi yang bertanggung jawab atas invasi Rusia ke Ukraina di Dewan Eropa di Strasbourg, Prancis, 25 Juni 2025

STRASBOURG - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Rabu (25/6) mengatakan hubungan dekat antara Eropa dan Amerika Serikat di bawah Donald Trump adalah kunci untuk memastikan Kyiv mengalahkan invasi Russia, saat ia mendesak pengadilan untuk Presiden Vladimir Putin.  

Zelensky menandatangani perjanjian dengan Dewan Eropa untuk membentuk pengadilan khusus guna mengadili pejabat tinggi atas invasi Russia ke Ukraina, saat ia melakukan kunjungan pertamanya sejak konflik ke badan hak asasi manusia yang berpusat di Prancis tersebut.

Namun setelah pertemuan tatap muka dengan Trump pada hari sebelumnya di pertemuan puncak NATO di Den Haag, Zelensky membuat seruan penuh semangat untuk hubungan erat antara Eropa dan presiden AS.

"Kita perlu hubungan yang kuat dengan dia (Trump)," kata Zelensky, yang sempat berselisih paham dengan pemimpin Amerika itu di Ruang Oval awal tahun ini, kepada Majelis Parlemen Dewan Eropa.

"Kita membutuhkan persatuan antara Eropa dan Amerika Serikat dan kita akan menang," kata Zelensky, seraya menambahkan: "Pertama-tama, kita membutuhkan persatuan di Eropa."

Pengadilan khusus tersebut akan mengadili "kejahatan agresi" dalam invasi skala penuh, yang dilancarkan Russia pada bulan Februari 2022, dan secara teori, dapat mengadili tokoh-tokoh senior hingga Putin.

"Kita perlu menunjukkan dengan jelas bahwa agresi berujung pada hukuman dan kita harus mewujudkannya bersama-sama, seluruh Eropa," kata Zelensky setelah menandatangani perjanjian dengan sekretaris jenderal Dewan Eropa Alain Berset.

"Masih ada jalan panjang yang harus ditempuh. Keadilan butuh waktu, tetapi harus ditegakkan," imbuhnya, seraya mengatakan bahwa kesepakatan itu adalah "kesempatan nyata untuk menegakkan keadilan atas kejahatan agresi".

"Diperlukan keberanian politik dan hukum yang kuat untuk memastikan setiap penjahat perang Russia diadili, termasuk Putin," kata Zelensky.

Tidak Ada Standar Ganda

Berset mengatakan, untuk mendirikan pengadilan tersebut, langkah selanjutnya akan menjadi perjanjian yang diperluas untuk "memungkinkan sebanyak mungkin negara untuk bergabung, mendukung, dan membantu mengelola pengadilan tersebut".

Belum diputuskan di mana pengadilan itu akan bermarkas, tetapi Zelensky mengatakan Den Haag akan menjadi tempat yang "sempurna".

“Hukum internasional harus berlaku untuk semua, tanpa pengecualian dan tanpa standar ganda,” kata Berset.

Ini adalah pertama kalinya pengadilan semacam itu dibentuk di bawah naungan Dewan Eropa, badan hak asasi manusia tertinggi di benua itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

James Gunn Bantah Rumor Milly Alcock Dipecat dari Peran Supergirl

55 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
James Gunn Bantah Rumor Mil...
Luar Negeri
Warga Norwegia Dilarang Min...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.