Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Para Pedagang di Pasar Rakyat Makin Terdesak Minimarket

📅 Senin, 23 Jun 2025, 01:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Bagi konsumen hal itu memberikan pilihan alternatif, namun demikian kondisi seperti itu menekan pasar rakyat yang sudah ada lebih dahulu. Pengaturan minimarket itu jelasnya belum ada pembatasan secara merata. Baru beberapa daerah yang sudah mempunyai batasan-batasan terkait dengan minimarket.

“Harusnya memang ada aturan mengenai jarak dari minimarket ke pasar bisa menjadi cara untuk menghidupkan pasar rakyat, baik berbasiskan koperasi atau tidak. Kedua, revitalisasi pasar rakyat menjadi sebuah keharusan yang dapat menarik minat masyarakat untuk berbelanja. Masyarakat juga butuh nyaman dan aman ketika pergi berbelanja ke pasar,”ungkap Huda.

Dosen Magister Ekonomi Terapan Universitas Atma Jaya, YB. Suhartoko mengatakan, mini market pada suatu daerah sebenarnya bisa meningkatkan peran UMKM, jika diatur peran pemasoknya.

“Dengan standar kuantitas dan kualitas tertentu, sebagian besar pemasok mini market harus berasal dari daerah setempat,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.