BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Laut Selatan DIY
Minggu, 22 Jun 2025, 19:58 WIBYOGYAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi gelombang tinggi di wilayah perairan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga 25 Juni 2025 akibat pengaruh pola siklonik di barat Sumatera.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta Warjono dalam keterangannya di Yogyakarta, Minggu, mengatakan keberadaan pola siklon tersebut memperkuat dominasi angin timuran yang turut memengaruhi kondisi maritim di selatan Jawa, termasuk wilayah DIY.
"Terpantau adanya pola siklonik di Samudera Hindia sebelah barat pulau Sumatra yang dapat memperkuat pola angin timuran di sebagian besar wilayah Jawa termasuk wilayah DIY. Kondisi ini juga berpeluang meningkatkan kecepatan angin dan ketinggian gelombang laut di perairan DIY," ujar Warjono.
Berdasarkan prakiraan cuaca, gelombang laut di perairan selatan DIY meliputi perairan di Kabupaten Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul berpotensi mencapai tinggi antara 2,5 hingga 4,0 meter.
Karena itu, dia mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, operator kapal, serta wisatawan yang beraktivitas di wilayah pesisir meningkatkan kewaspadaan dan menghindari kegiatan di laut selama periode gelombang tinggi berlangsung.
BMKG, lanjut dia, menyebut perahu nelayan mulai berisiko jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang melebihi 1,25 meter.
Sementara itu, kapal tongkang berpotensi terdampak pada gelombang 1,5 meter dengan angin 16 knot, dan kapal ferry pada gelombang 2,5 meter dengan angin 21 knot.
Menurut Warjono, kondisi atmosfer saat ini juga ditunjang oleh suhu muka laut di Laut Jawa dan Samudra Hindia selatan Jawa yang terpantau relatif hangat, yakni antara 28 hingga 29 derajat Celsius, dengan anomali berkisar dari -0,5 hingga 2,0 derajat Celsius.
"Kondisi ini mendukung peningkatan suplai uap air ke atmosfer dan turut memperkuat pembentukan awan hujan maupun sistem cuaca laut," kata dia.
BMKG Yogyakarta, menurut dia, akan terus memantau perkembangan kondisi maritim dan menyampaikan informasi pembaruan secara berkala melalui kanal resmi.
Masyarakat diminta tetap mengikuti perkembangan peringatan dini guna mengantisipasi dampak gelombang tinggi di wilayah selatan DIY.
Di sisi lain, Warjono menambahkan, berdasarkan analisis kelembapan udara pada ketinggian 1,5 hingga 5 kilometer, wilayah DIY juga masih berpeluang mengalami hujan ringan, terutama di bagian utara Sleman, Kulon Progo, dan Gunungkidul selama periode 23 hingga 25 Juni 2025.
- gelombang tinggi
- bmkg
- laut selatan
- diy
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
BMKG Ingatkan Warga untuk Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Sulut
-
Potensi Gelombang Tinggi di Wilayah Sulawesi Utara
-
Inilah Manfaat Santap Timun Suri saat Puasa
-
Jakarta dan Bandung Siaga? Cek Daftar Kota yang Bakal Diterjang Hujan Hari Ini
-
Suasana yang Tenang Tiba-tiba Berubah Riuh Ketika Laut Bergelombang Tinggi Lalu Menghantam Rumah-rumah yang Penghuninya Terlelap
-
Menag Nasaruddin Umar Terima 100 Ton Kurma dari Raja Arab Saudi untuk Masyarakat Indonesia
-
Ribuan Warga Lokal Padati Bukit Merese Mandalika di Libur Lebaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.