Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamensos Tutup Retret Kepala Sekolah Rakyat dengan Yel-Yel Semangat

📅 Jumat, 20 Jun 2025, 13:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamensos Tutup Retret Kepala Sekolah Rakyat dengan Yel-Yel Semangat Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menutup kegiatan retret para Kepala Sekolah Rakyat Tahap 1 di Markas Resimen Arhanud 1/Faletehan, Jakarta, Jumat (20/6/2025)

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menutup kegiatan retret para Kepala Sekolah Rakyat di Markas Resimen Arhanud 1/Faletehan, Jakarta, Jumat, dengan ajakan yel-yel penuh semangat sebagai simbol komitmen membangun pendidikan alternatif berbasis empati.  

Sebanyak 53 Kepala Sekolah Rakyat dari berbagai daerah mengikuti kegiatan Retret Tahap 1 bertajuk "Menumbuhkan Empati Menginspirasi Harapan" tersebut dalam suasana barak militer, dengan sejumlah aktivitas yang menggabungkan pendekatan kedisiplinan, refleksi, dan pembentukan karakter. 

"Retret ini bukan sekadar agenda formal, tetapi tonggak penting untuk membekali para kepala sekolah dengan nilai-nilai dan strategi dalam mengelola pendidikan secara partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan," kata Agus. 

Ia menegaskan, Kepala Sekolah Rakyat tidak hanya memegang jabatan administratif, tetapi memiliki misi yang lebih besar sebagai penjaga harapan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Mereka bukan sekadar pengajar, tetapi juga penyembuh jiwa, pemimpin yang membangunkan harapan baru, dan jembatan menuju masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak di komunitasnya," ujarnya.

Menurut Agus, Sekolah Rakyat merupakan gagasan besar Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk respons atas tantangan kemiskinan ekstrem, yang mengedepankan pendekatan pendidikan perasrama berbasis kasih sayang dan perhatian.

Ia menyebutkan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat bukan sekadar sarana mengajar, tetapi menjadi wajah negara di tengah masyarakat yang terpinggirkan dari sistem pendidikan formal.

"Menjadi Kepala Sekolah Rakyat berarti menjadi arsitek perubahan sosial, pemimpin yang menghidupkan semangat, bukan sekadar menegakkan aturan," katanya.

Dalam suasana penuh kehangatan, retret ditutup dengan yel-yel bergelora yang dipandu langsung oleh Wamen Sosial dan Komandan Resimen Arhanud 1/Faletehan Kol. Arh Tarmaji.

Para peserta menyambut ajakan itu dengan gerakan ala militer serempak sembari meneriakkan kata "Adakah Sekolah Rakyat dimatamu?.. ada.. dimana?.. ini dia.. ini dia.. Bangga!" sebagai bentuk komitmen bersama.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Semoga memberikan manfaat dan dampak nyata bagi penyelenggaraan Sekolah Rakyat di masa mendatang," ucap Agus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
BMKG: Gempa Dangkal dengan ...
Megapolitan
Dindikbud Kota Serang Bante...
Megapolitan
Semarak Parade Festival Day...
Luar Negeri
AS Umumkan Terobosan Diplom...
Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

26 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.