Kim Jong Un Keluarkan Peringatan, AS dan Eropa Diminta Mundur atau Timpa Konflik Iran–Israel!

Kamis, 19 Jun 2025, 15:10 WIB

Jakarta - Korea Utara mengecam keras serangan udara Israel ke Iran yang memicu eskalasi peperangan sejak Jumat (13/6) lalu. Pyongyang juga mengeluarkan ultimatum tegas kepada Amerika Serikat dan negara-negara Eropa agar tidak “menyulut api perang” lebih besar lagi, melalui pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri yang dilansir kantor berita KCNA.

Juru bicara Kemlu Korea Utara menyebut serangan Israel sebagai “terorisme bersponsor negara” yang menewaskan warga sipil di Iran dan Jalur Gaza sejak Oktober 2023. Pyongyang menegaskan ini termasuk kejahatan kemanusiaan yang tak termaafkan.

Mereka memperingatkan bahwa serangan tersebut meningkatkan risiko meletusnya perang besar di wilayah Timur Tengah.

Sementara itu, mantan Presiden AS Donald Trump berbicara tegas Amerika siap melakukan serangan “habis-habisan” ke Iran jika Teheran menyerang kepentingan militer AS di kawasan. Namun, hingga kini Trump masih belum memerintahkan tindakan militer langsung, dan masih meninggalkan pilihan terbuka antara intervensi atau jalur diplomasi.

Reuters juga melaporkan, bahwa AS mempertimbangkan serangan ke fasilitas nuklir Fordow menunggu bukti bahwa militer AS benar-benar “diperlukan”

Iran merespons serangan Israel dengan rentetan serangan drone dan misil ke wilayah Israel, menimbulkan korban sipil dan kerusakan nyaris setiap hari. Di pihak lain, Israel terus melakukan serangan ke situs nuklir dan militer Iran, seperti fasilitas Fordow dan markas Intelijen Teheran.

Redaktur: Andriani Nuraini

Penulis: Andriani Nuraini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.