Pengalaman DKI Kelola Sampah Bisa untuk Contoh di IKN
Selasa, 17 Jun 2025, 03:09 WIBJAKARTA - Pengalaman Jakarta dalam pengelolaan sampah bisa menjadi percontohan dan pembelajaran bagi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, masalah pengelolaan sampah di Jakarta kini menjadi primadona bagi banyak pengusaha.
Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, saat ini memiliki tumpukan sampah hingga 55 juta ton. Sedangkan volume sampah harian Jakarta mencapai 7.700 ton.
Untuk mengelola permasalahan sampah tersebut, Jakarta akan membangun empat Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) dengan kapasitas masing-masing 2.500 ton per hari. âKalau 2.500x4 sesuai dengan arahan Bapak Presiden, 10.000, maka Bantargebang itu 25-30 tahun nggak habis sampahnya,â katanya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen mendukung penuh pembangunan IKN melalui penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama dengan PT Bina Karya (Persero) di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/6).
Pramono mengatakan kerja sama ini melibatkan tiga BUMD DKI Jakarta, yaitu PT Jakarta Propertindo (Jakpro), PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dan Perumda Pasar Jaya serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta.
Karena itu, Pramono meminta seluruh jajaran direksi BUMD yang terlibat agar memberikan dukungan penuh kepada PT Bina Karya (Persero).âPemerintah Jakarta memberikan dukungan sepenuhnya untuk kelancaran keberlangsungan pembangunan yang ada di IKN,â kata Pramono.
Pramono menjabarkan, DKI Jakarta akan memberikan dukungan termasuk dalam hal pengelolaan sampah yang nantinya bisa menjadi persoalan di IKN.
Pada kesempatan ini, Kepala Badan Pembina BUMD (BPBUMD) Provinsi DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat menyampaikan, kerja sama ini merupakan langkah strategis kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dengan PT Bina Karya untuk peningkatan kompetensi dan kajian pembangunan IKN.
Lingkup kerja sama ini meliputi peningkatan kompetensi dan kajian pengelolaan sampah, peningkatan kompetensi dan kajian pengelolaan infrastruktur, peningkatan kompetensi dan kajian pengelolaan transportasi serta peningkatan kompetensi dan kajian pengelolaan pasar.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono mengapresiasi dukungan Pemprov DKI dalam mengelola infrastruktur IKN yang segera diserahkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kepada Otorita IKN. Kerja sama ini juga meliputi pengelolaan sampah.
Menurut dia, pengalaman Pemprov DKI dalam mengelola TPST Bantargebang sangat dibutuhkan, mengingat TPST di IKN sudah selesai dibangun dengan kapasitas 7 ton dan volume sampah diperkirakan akan terus meningkat. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
DPR dan Pemerintah Sepakat Naikkan Target Pendapatan Negara 2027
-
Kabel Menjuntai Telan Korban Jiwa, DPRD DKI Desak Penertiban dan Implementasi Perda Utilitas
-
Kecelakaan Tunggal di Cikoko, Transjakarta Minta Maaf
-
160 Kios Ilegal di Kawasan Puncak Cianjur Dibongkar, Pedagang Terima Kompensasi Rp10 Juta
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Gunakan Masker
-
Raksasa Otomotif Dunia Goyah! 100 Ribu Pekerja VW Terancam Depak Imbas Laba Anjlok Parah
-
KDM Kirim Karangan Bunga Hitam-Putih HUT Jakarta, Banjir Apresiasi di Balai Kota
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.