Viral Pasien Ditandu 10 Km Pakai Sarung, Pemkab Cianjur Baru Buka Suara dan Tancap Gas Perbaiki Jalan

Selasa, 08 Sep 2026, 01:55 WIB

CIANJUR - Pemerintah Kabupaten Cianjur mempercepat program perbaikan jalan lingkungan dan penghubung antarkecamatan, khususnya di wilayah Cianjur Selatan, Minggu (6/9).

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian di Cianjur, Minggu, mengatakan perbaikan jalan saat ini difokuskan penghubung antar kecamatan yang rusak sehingga dapat terhubung dengan jalan desa dan lingkungan yang diperbaiki secara bertahap. 

Ket. Foto: Warga Desa Cipelah, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terpaksa menandu warga yang sakit sejauh 10 kilometer sebelum sampai ke jalan kabupaten karena akses jalan lingkungan dan desa yang rusak. — Sumber: ANTARA/Ahmad Fikri

Program perbaikan jalan lingkungan sebagian besar telah diajukan dan masuk dalam program rembug desa yang digelar secara bergantian menyasar 354 desa di Cianjur, dimana pengerjaan perbaikan dilakukan secara gotong-royong mulai dari utara hingga selatan.

"Program perbaikan jalan termasuk yang paling tinggi diajukan masyarakat di setiap desa hingga RT/RW, sehingga program akan terus dilakukan guna menjawab keluhan warga selama ini," katanya.

Termasuk perbaikan jalan lingkungan di wilayah selatan tepatnya di Kecamatan Cidaun, guna memudahkan masyarakat mendapatkan akses terutama kesehatan, pendidikan dan perekonomian.

"Secara bertahap akan kita perbaiki, sehingga warga tidak lagi kesulitan untuk bepergian baik ke puskesmas atau rumah sakit, ke sekolah atau menjual hasil bumi ke pusat kota," katanya.  

Sementara terkait warga yang terpaksa ditandu sejauh 10 kilometer guna mendapat penanganan medis di rumah sakit asal di Desa Cibuluh, Kecamatan Cidaun, karena jalan lingkungan dan desa di wilayah tersebut rusak berat tidak dapat dilalui kendaraan.

Pihak kecamatan telah mengajukan perbaikan ke Pemkab Cianjur, karena jalan setapak menuju perkampungan warga belum mendapat perbaikan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan sedangkan jarak menuju jalan desa dan kabupaten cukup jauh.

Camat Cidaun Gagan Rusganda, mengatakan pemerintah sudah berupaya untuk memperbaiki jalan di pelosok, bahkan sebelumnya anggaran mencapai puluhan miliar dialokasikan untuk membangun jalan kabupaten di Cidaun dan Naringgul.

"Untuk perbaikan jalan terus kami upayakan agar aktivitas masyarakat tidak terhambat, termasuk untuk memudahkan warga mendapat layanan kesehatan kami sudah mengurus BPJS-nya," kata dia.  

Sementara tidak adanya akses jalan yang memadai untuk sampai ke pusat layanan kesehatan terdekat, sejumlah warga terpaksa menandu pasien yang sakit sejauh 10 kilometer sebelum sampai ke jalan kabupaten di Desa Cipelah videonya viral di media sosial.   

Dalam video yang beredar tampak pasien perempuan yang sakit ditandu menggunakan kain sarung yang diikatkan pada sebilah bambu, dimana sebelum masuk ke dalam ambulan keluarga dibantu warga harus melintasi jalan setapak dan jalan desa yang rusak parah.
 

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.