Perkuat Pendidikan Usia Dini demi Lulusan Berkualitas

Jumat, 07 Agu 2026, 03:44 WIB

JAKARTA – Peletakan dasar pendidikan yang baik sejak usia dini akan menjadi dasar pembangunan sumber daya manusia berkelanjutan. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta benar-benar memperhatikan masalah ini. Salah satu upayanya dengan menggelar Workshop Nasional Creativity Day for Teachers 2026 di Jakarta Selatan, Kamis (6/8).

Kegiatan yang diikuti 500 guru PAUD dan TK dari lima wilayah Jakarta ini dibuka secara resmi Gubernur Jakarta, Pramono Anung.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) bernyanyi bersama sejumlah anak yang diasuh di Taman Anak Sejahtera Arutala, Kebon Bawang, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu. — Sumber: ANTARA/Sulthony Hasanuddin

Pramono menekankan, guru memegang peran strategis dalam membentuk karakter, kreativitas, dan semangat belajar anak sejak usia dini. Karena itu, peningkatan kapasitas guru harus menjadi perhatian bersama agar proses pembelajaran semakin inovatif, menyenangkan, dan sesuai dengan perkembangan zaman.

“Pemprov Jakarta juga terus memperkuat pendidikan sejak usia dini. Melalui Perda Nomor 5 Tahun 2025, kami berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan merata sebagai fondasi menuju Jakarta sebagai kota global,” ujarnya.

Menurut Pramono, perubahan yang dipicu perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial menuntut guru untuk terus belajar dan beradaptasi. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu memahami karakter, potensi, dan gaya belajar setiap anak.

“Tantangan pendidikan terus berubah seiring perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial. Karena itu, guru perlu terus meningkatkan kompetensi agar mampu menyesuaikan metode belajar dengan karakter dan gaya belajar setiap anak,” jelasnya. Komitmen Pemprov Jakarta terhadap pendidikan juga diwujudkan melalui berbagai program yang memperluas akses belajar bagi masyarakat.

Pada tahun ini, KJP Plus Tahap I disalurkan kepada 707.477 peserta didik dengan anggaran Rp1,62 triliun. Selain itu, KJMU diberikan kepada 15.825 mahasiswa dengan nilai Rp142,425 miliar. Lalu Program Pemutihan Ijazah Tahap I menjangkau 2.026 peserta didik dengan anggaran Rp3,95 miliar. Wid/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.