Menkop Ajak Awasi 80 Ribu Koperasi Desa yang Telah Terbentuk

Senin, 16 Jun 2025, 20:30 WIB

Jakarta - Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi memastikan bahwa pemerintah akan terus memantau dan mengevaluasi kinerja Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih, menyusul tercapainya target 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia.

Budi Arie juga memastikan bahwa setiap koperasi akan didampingi secara sistematis oleh para pendamping dan pelatih yang disiapkan dalam kerangka kerja satuan tugas (satgas) pembentukan Kopdes Merah Putih, guna memastikan keberlanjutan program koperasi.

Ket. Foto: Warga antre untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mereka di Klinik Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Desa Cangkuang Wetan, Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/5). — Sumber: Antara

"Pengawasan terhadap pelaksanaan operasional koperasi ini, juga nantinya akan dilakukan secara bersama-sama dengan anggota, sehingga aspek transparansi koperasi bisa dilakukan," kata Budi Arie di Jakarta, Senin (16/6).

Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk 80 ribu unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tercapai. Per Senin, 16 Juni 2025 pukul 17.30 WIB sebanyak 80.002 unit Kopdes Merah Putih telah terbentuk.

“Saya kira ini menjadi bukti bahwa ketakutan, kecurigaan, dan keragu-raguan terhadap program ini terpatahkan,” kata Budi Arie.

Untuk memastikan Kopdes Merah Putih beroperasi sesuai harapan, Budi Arie menyebut bahwa pemerintah telah dan akan menyiapkan kebijakan yang kuat, mitigasi risiko yang terukur, dan penerapan digitalisasi koperasi.

Langkah-langkah ini penting agar program ini tidak hanya berhasil dalam mencapai target kuantitas, tetapi juga berkualitas dalam pelaksanaannya, sehingga sejalan dengan tujuan program yang diinginkan.

“Desain kebijakan yang kuat dan mitigasi risiko harus disiapkan. Digitalisasi juga penting agar Kopdes/Kel Merah Putih mampu beradaptasi dengan zaman,” kata Budi Arie.

Setelah pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih selesai, langkah berikutnya adalah mempercepat legalisasi badan hukum koperasi di Kementerian Hukum, yang ditargetkan rampung pada akhir Juni 2025. Selanjutnya, peresmian seluruh koperasi akan dilakukan secara serempak pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.

Menurut Budi Arie, terbentuknya koperasi di setiap desa dan kelurahan akan membuat ekosistem ekonomi desa menjadi lebih tangguh, mandiri, dan inklusif. Pemerintah bertekad menciptakan koperasi yang produktif dan benar-benar bermanfaat bagi warga, bukan hanya sekadar formalitas.

Dalam jangka panjang, program ini juga akan berfokus pada perluasan akses pasar produk desa, penguatan distribusi logistik, dan pembukaan lapangan kerja baru berbasis komunitas

"Koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berbasis pada potensi dan kearifan lokal, dengan pengelolaan koperasi yang lebih profesional dan modern," katanya pula.

  • Koperasi Merah Putih

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.