McLaren Akui Jalani Misi Minimalkan Kerusakan Usai Kualifikasi Buruk di GP Kanada

Minggu, 15 Jun 2025, 09:07 WIB

MONTREAL, KANADA – McLaren, pemuncak klasemen sementara Formula 1, mengakui bahwa mereka tengah berada dalam mode “damage limitation” jelang balapan Grand Prix Kanada, Senin (16/6) dini hari WIB. Hal itu disampaikan setelah dua pembalap mereka tak mampu menyaingi kecepatan George Russell (Mercedes) dan Max Verstappen (Red Bull) dalam sesi kualifikasi.

Oscar Piastri, yang memimpin klasemen pembalap dengan selisih 10 poin atas rekan setimnya Lando Norris, mampu bangkit usai penampilan buruk pada sesi latihan Jumat. Ia meraih posisi start ketiga, sementara Norris hanya akan memulai balapan dari posisi ketujuh.

Ket. Foto: Mobil balap tim Formula 1 McLaren. — Sumber: AFP

“Sejujurnya, setelah sesi latihan yang cukup kacau, saya cukup senang dengan hasil hari ini. Ini adalah pembalikan yang bagus,” ujar Piastri. “Start dari posisi ketiga di sini sudah cukup baik dan saya akan menerimanya dengan senang hati.”

Piastri mengungkapkan keputusan memilih ban soft untuk sesi Q3 bukan tanpa pertimbangan. “Kami punya banyak masalah, jadi kami ingin menjaga konsistensi dan bermain aman.”

Bos tim McLaren, Andrea Stella, tak menutupi kenyataan bahwa timnya tidak dalam kondisi ideal. “Kami sedang berada dalam mode damage limitation,” katanya, memberi isyarat bahwa finis di podium sudah cukup realistis untuk target mereka di Kanada.

Sementara itu, Norris mengakui penampilannya jauh dari kata sempurna. “Ini jelas bukan hasil yang ideal. Saya membuat terlalu banyak kesalahan, bahkan sempat menyentuh dinding di lap terakhir,” ungkapnya. “Saya percaya diri, mobil terasa bagus, tapi saya tidak bisa memaksimalkannya.”

Ia juga menyebut pembaruan teknis pada mobil—termasuk sayap depan dan suspensi baru—tidak memberikan dampak signifikan. “Ini tipe sirkuit yang menuntut suspensi yang bagus dan mobil yang mampu melewati gundukan serta permukaan dengan grip rendah.”

“Mobil kami sebenarnya cukup cepat, mungkin ban medium lebih unggul di akhir kualifikasi. Tapi pada akhirnya, saya hanya berada terlalu jauh dari barisan depan lagi,” tutup Norris dengan nada kecewa.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.