Relawan: Jangan Lupakan Anak-anak Badui juga Perlu MBG, walau Tak Sekolah, Mereka Justru Sangat Memerlukan MBG, malah Terlupakan
Rabu, 11 Jun 2025, 13:53 WIBSERANG â Pemerintah jangan hanya focus memberi makan bergizi gratis (MBG) kepada para pelajar. Ingat di luar anak sekolahan, juga banyak anak yang perlu MBG, seperti anak-anak Badui. âAnak-anak Badui juga perlu MBG untuk mencegah stunting,â tandas Ketua Koordinator Sahabat Relawan Indonesia (SRI), Muhammad Arif Kirdiat saat dihubungi di Lebak, Rabu.
Arif minta pemerintah memprogramkan MBG bagi anak-anak Suku Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten guna mencegah stunting atau kekerdilan yang dialami anak akibat gagal tumbuh. "Kita berharap anak-anak Suku Badui yang tidak sekolah juga mendapatkan bantuan program MBG," kata Arif.
Program MBG yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto berdampak positif untuk perkembangan tubuh yang bergizi dan sehat bagi anak-anak sekolah.
Program tersebut dipastikan dapat mencegah anak kurang gizi juga stunting, sehingga perlu didukung agar pelaksanaan MBG berjalan dengan baik.
Namun, pihaknya berharap anak-anak Badui yang tidak sekolah karena terhalang adat istiadat mereka, tetap harus mendapatkan pembagian program MBG.
"Kami meyakini program MBG di Badui juga berdampak terhadap kesehatan anak-anak," katanya.
Menurut dia, pemerintah perlu memprogramkan MBG bagi anak anak Badui, termasuk ibu hamil guna mencegah krisis gizi dan stunting.
Selama ini juga terdapat anak-anak Badui yang mengalami kekurangan gizi maupun stunting.
Oleh karena itu, pihaknya berharap pemerintah dapat mengalokasikan program MBG bagi anak-anak Badui.
"Kami minta pemerintah dapat memperhatikan anak-anak suku Badui mendapatkan program MBG," kata Arif.
Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Pemerintah pada Sekretariat Pemerintah Kabupaten Lebak Alkadri mengatakan pihaknya setuju anak-anak Badui mendapatkan pembagian MBG guna meningkatkan gizi dan kesehatan sehingga tidak terkontaminasi adanya gizi buruk maupun stunting.
Apalagi, anak-anak Badui tersebut kebanyakan dari keluarga yang tidak mampu ekonomi.
Program MBG merupakan program pemerintah pusat, sehingga pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk mengusulkan bagi anak Suku Badui. Namun, pada dasarnya pemerintah daerah sangat setuju program MBG bisa menyasar kepada anak-anak Suku Badui.
"Kami minta relawan SRI mengajukan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar anak-anak Badui yang tidak sekolah juga mendapatkan program MBG," katanya.
- Badui
- MBG
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Persagi: MBG Tumbuhkan Pola Makan Sehat Anak
-
Layanan Bus Trans Palu Dihentikan Sementara, Ada Apa di Balik Keputusan Pemkot?
-
Pertama Kali, Pemkot Surabaya Gelar Job Fair Khusus Disabilitas - Sediakan 285 Lowongan
-
MBG Ciptakan 600 Ribu Lapangan Kerja dan Dongkrak Ekonomi Lokal
-
Pemerintah Diminta Dengarkan Laporan Masyarakat soal MBG
-
Pemkab Gorontalo Fokuskan Program Prioritas dalam Penyusunan APBD 2027
-
Harga Emas Antam Selasa Pagi Ini Rp2,954 Juta/Gram, Naik Rp14.000
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.