Pemkab Cirebon Fasilitasi Pemulihan Siswi yang Deperesi Akibat Putus Sekolah

Rabu, 11 Jun 2025, 17:10 WIB

CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memfasilitasi proses pemulihan dan kelanjutan pendidikan untuk seorang siswi berinisial M (17) di daerah itu yang mengalami depresi usai putus sekolah.

Bupati Cirebon Imron di Cirebon, Rabu, mengatakan M saat ini tengah menjalani perawatan medis setelah siswi tersebut diketahui sempat meminum cairan pembersih lantai karena mengalami tekanan mental.

Ket. Foto: Bupati Cirebon Imron (kanan) saat menjenguk siswi putus sekolah di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (11/6). — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Cirebon

Pihaknya sudah menjenguk M, sebagai bentuk kepedulian sekaligus memastikan langkah pemerintah daerah dalam menangani masalah tersebut.

“Kami prihatin atas kondisi anak ini. Pemerintah hadir untuk memastikan dia tetap bisa melanjutkan hidup dan pendidikannya dengan baik,” katanya.

Pemerintah daerah, kata Imron, siap memfasilitasi M untuk kembali bersekolah, baik di sekolah asalnya maupun di sekolah lain yang telah menyatakan kesediaan menerima.

Menurut dia, dukungan yang diberikan tidak hanya terbatas pada biaya pendidikan, karena pemerintah daerah siap menanggung kebutuhan dasar M selama masa pemulihan.

“Kami tidak hanya membantu biaya sekolahnya, tetapi juga kebutuhan hidupnya. Ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah,” ujarnya.

Imron mengatakan sudah berdialog dengan orang tua M serta pihak rumah sakit, untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

“Saya meminta semua pihak terkait turut mendukung pemulihan kondisi mental siswi tersebut,” katanya.

Sementara itu Kepala Kantor Cabang Disdik Wilayah X Jabar Ambar Triwidodo mengatakan siswi tersebut akan masuk melalui jalur mutasi, karena sebelumnya sudah tercatat sebagai pelajar di SMA Negeri Tengah Tani, Cirebon.

"Secara prinsip sudah masuk SMA Negeri 1 Cirebon. Sudah diterima. Tinggal proses administrasinya saja," katanya.

Ia menambahkan bahwa perpindahan siswi tersebut, dimungkinkan karena masih terdapat kuota kosong di kelas XI SMA Negeri 1 Cirebon.

"Karena belum pernah dikeluarkan dari sekolah sebelumnya, maka prosesnya melalui mutasi. Kebetulan di SMA Negeri 1 Cirebon masih tersedia kuota," ucap dia.

  • pemkab cirebon
  • jawa barat
  • putus sekolah

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.