Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Balangan Luncurkan Aplikasi Pajak Daerah Terintegrasi

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 13:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Balangan Luncurkan Aplikasi Pajak Daerah Terintegrasi Doc: ANTARA
Ket. Jajaran Pemkab Balangan berfoto bersama usai melaksanakan rapat untuk membahas inovasi si Anak Dara beberapa waktu lalu.

PARINGIN – Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Balangan, Kalimantan Selatan meluncurkan inovasi terbaru berupa aplikasi pajak daerah terintegrasi yaitu Sistem Administrasi Pengelolaan Pajak Daerah Terintegrasi (si Anak Dara).

Kepala BPKPAD Balangan, Fakhriyanto, di Paringin, Rabu (11/6), mengatakan aplikasi ini menjadi solusi atas berbagai kendala dalam pengelolaan pajak daerah yang selama ini dihadapi termasuk kurang optimalnya sistem pelayanan.

Dia menjelaskan belum tersedianya layanan daring atau online, serta tingginya risiko praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dalam proses pelaporan dan pembayaran pajak.

“Masalah utama kami adalah belum tersedianya sistem pengelolaan pajak daerah yang modern dan handal, maka inovasi ini hadir untuk menjawab kebutuhan pelayanan pajak berbasis digital dan mengurangi interaksi langsung antara petugas dan wajib pajak,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Balangan juga berupaya mengintegrasikan berbagai layanan perpajakan seperti PBB, BPHTB dan jenis pajak lainnya dalam satu sistem yang efisien, cepat dan transparan.

Menurutnya, aplikasi ini dibangun untuk mendukung digitalisasi pelayanan pajak sekaligus menyediakan pelaporan secara online, memudahkan wajib pajak dalam menjalankan kewajibannya.

Sementara itu,inovator aplikasi si Anak Dara, Abdul Halim, menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk memberikan pengalaman digital public service yang optimal dan menyasar efektivitas operasional sekaligus mendukung target peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Aplikasi ini memungkinkan pemerintah melakukan analisis dan persandingan data secara akurat sehingga potensi perpajakan bisa dihimpun secara maksimal,” jelas Halim.

Dalam pengembangannya, BPKPAD juga menjalin kerja sama strategis dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Bank Kalsel untuk integrasi data dan pembayaran digital.

Selain itu ujar Halim, sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha juga akan digencarkan agar wajib pajak dapat memahami proses dengan benar dan mudah.

Halim berharap aplikasi si Anak Dara dapat mendorong optimalisasi penerimaan pajak daerah melalui pelayanan digital yang cepat, aman dan transparan serta mendukung pembayaran yang mudah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.