Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perpustakaan Kaltim Bantu Perluas Akses Literasi bagi Narapidana

📅 Senin, 09 Jun 2025, 18:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perpustakaan Kaltim Bantu Perluas Akses Literasi bagi Narapidana Doc: ANTARA
Ket. Para WBP di Lapas Narkotika Samarinda tengah membaca di pojok baca yang disiapkan, berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim.

SAMARINDA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur secara konsisten memperluas jangkauan layanan inklusi sosial, salah satunya menyasar warga binaan di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.

"Program layanan perpustakaan keliling ke Lapas dan Rutan bertujuan membuka akses literasi seluas-luasnya, termasuk bagi mereka yang berada dalam keterbatasan ruang gerak," kata Plt Kepala DPK Provinsi Kalimantan Timur, Anita Natalia Krisnawati, saat dihubungi di Samarinda, Senin (9/6).

Ia menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian integral dari komitmen DPK untuk meningkatkan literasi di semua lapisan masyarakat.

Anita menambahkan bahwa koleksi buku yang dibawa tidak hanya mencakup bacaan ringan, tetapi juga buku-buku pengetahuan terapan, pengembangan diri, hingga bacaan fiksi yang dapat menjadi sarana refleksi dan hiburan sehat.

Kegiatan layanan perpustakaan keliling rutin dilaksanakan di tiga lokasi berbeda di Kota Samarinda, yaitu Lapas Kelas II A Samarinda, Lapas Narkotika Kelas II A Samarinda, dan Rutan Kelas I Samarinda.

Antusiasme terhadap program ini terlihat dari respons warga binaan. Salah seorang penghuni Rutan Samarinda berinisial BG mengungkapkan bacaan dirasa cocok mengisi waktu untuk menambah pengetahuan tentang hal yang diminati.

"Buku-buku yang sering kami baca kebanyakan tentang ilmu pengetahuan praktis, seperti buku tentang cara menanam buah atau keterampilan lainnya. Itu sangat bermanfaat untuk bekal kami ke depan," akunya.

Petugas Rutan Samarinda, Tama menyatakan bahwa rata-rata 20 hingga 30 orang setiap hari menghabiskan waktu di Taman Baca untuk membaca.

"Kami berharap agar koleksi buku fiksi, seperti novel, serta buku-buku pengetahuan umum bisa lebih ditambah. Sebab, jenis bacaan itu juga diminati dan mampu menjadi media rekreasi mental bagi para narapidana," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.