Hayya 3: Gaza Segera Tayang, Kementerian Ekraf Upayakan Kolaborasi Perkuat Jaringan Promosi
Senin, 09 Jun 2025, 13:30 WIBJAKARTA â Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengapresiasi film Hayya 3: Gaza sebagai bentuk karya yang sekaligus medium diplomasi. Menurutnya subsektor film sangat bisa menjadi alat yang mendukung kesadaran publik akan isu kemanusiaan.
âFilm ini bukan hanya karya seni, tetapi juga bentuk empati dan diplomasi yang sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,â kata Teuku Riefky saat menerima audiensi dari PT Warna Kreasi Sinema di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, belum lama ini.
PT Warna Kreasi Sinema dikenal sebagai rumah produksi yang konsisten mengangkat tema-tema religi dan sosial termasuk Hayya 3: Gaza yang dijadwalkan tayang perdana dalam Gala Premiere pada 8 Juni 2025.Â
âKementerian Ekonomi Kreatif siap memberikan dukungan, termasuk mengkolaborasikan dengan pihak lain agar membantu dalam bentuk fasilitasi promosi secara daring maupun luring,â ucap Teuku Riefky.
Ia juga menambahkan bahwa Kementerian Ekraf akan menggandeng berbagai pihak, termasuk tokoh publik dan influencer untuk memperkuat jangkauan promosi film.
Di tempat yang sama, Deputi Bidang Kreativitas Media Agustini Rahayu menekankan pentingnya memanfaatkan momentum dengan persiapan yang matang.
âKami akan mendorong keterlibatan dinas ekonomi kreatif daerah agar turut serta dalam menyukseskan pemutaran film ini,â kata Deputi Agustini.
Sementara itu Produser Eksekutif Hayya 3: Gaza, Ustaz Erick Yusuf, menyambut baik dukungan yang diberikan. Menurutnya, kehadiran Kementerian Ekraf membuka peluang besar untuk mengoptimalkan potensi film lokal, termasuk mendorong keberlangsungan sineas independen.Â
âKami berharap dukungan tidak hanya bagi satu genre, tapi untuk seluruh jenis film agar bisa tumbuh secara berkelanjutan dan menjalin komunikasi yang lebih erat dengan pelaku industri,â kata Ustaz Erick.
Audiensi ini turut dihadiri oleh para pelaku utama di balik produksi Hayya 3: Gaza, antara lain sutradara Jastis Arimba, Direktur PH Ady Widyarta, tim promosi Frans Umar, serta penulis dan produser Helvy Tiana Rosa dan Asma Nadia. Hadir pula aktor utama film yaitu Azamy Syauqi dan produser Ory Vitrio. Sedangkan dari Kementerian Ekraf yang mendampingi Menteri Ekraf Teuku Riefky yaitu Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antar Lembaga Rian Firmansyah bersama Direktur Film, Animasi, dan Video Doni Setiawan.
Film Hayya 3: Gaza ini bercerita tentang Abdullah Gaza yang diperankan Azamy Syauqi, seorang yatim piatu yang tinggal di panti asuhan yang dikelola Ustazah Dewi (diperankan Oki Setiana Dewi) dan adiknya bernama Rafah (diperankan Cut Syifa). Di panti asuhan itu, Gaza bertemu dengan Hayya (diperankan Amna Shahab), gadis kecil asal Palestina yang telah empat
tahun tinggal dan berusaha mencari kedamaian di Indonesia.
Genosida di Palestina membuat Hayya
urung dipulangkan ke tanah kelahirannya. Di rumah panti, lambat laun hubungan Gaza dan Hayya pun menjadi dekat. Bagi Hayya, kehadiran Gaza layaknya pengobat rindu, mengingat namanya mirip dengan tanah kelahirannya. Kehidupan mereka pun kembali ceria, saling mengisi satu sama lain, hingga suatu peristiwa buruk kembali mengintai dan mengancam nyawa mereka.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
KDM Soroti Oknum Pengusaha yang Sengaja “Tampil Buruk” untuk Hindari Pajak
-
Era Baru Suriah: Pasukan AS Bersiap Tinggalkan Wilayah Timur Laut Saat Damaskus Perkuat Kontrol
-
Presiden Prabowo Perintahkan Pengerahan Semua Kekuatan Tangani Bencana di Sumatera dan Aceh
-
Ribuan Warga Jerman Bergerak, Tuntut Komitmen Iklim yang Lebih Kuat
-
Sinopsis Film Avatar: Fire and Ash dan Jadwal Tayang di Indonesia
-
Habasygo “A New Way to Go”: Hadirkan Cara Baru Menikmati Perjalanan Spiritual yang Indah dan Bermakna.
-
Pemkot Kediri: Stok Beras Cukup hingga Tahun Baru 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.