- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Puji dan Kritik Xi J...
Trump Puji dan Kritik Xi Jinping Jelang Potensi Pembicaraan Dagang
Rabu, 04 Jun 2025, 16:15 WIBJAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pernyataan bernada campuran terhadap Presiden Tiongkok Xi Jinping melalui platform Truth Social pada hari Rabu. Dalam unggahannya, Trump menyebut Xi sebagai sosok yang âsangat tangguhâ dan âsulit untuk diajak membuat kesepakatan.â
âSaya suka Presiden XI dari Tiongkok, selalu begitu, dan akan selalu begitu,â tulis Trump. âNamun dia SANGAT KERAS, DAN SANGAT SULIT UNTUK DIBUAT KESEPAKATAN DENGANNYA!!!â
Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi bahwa kedua pemimpin akan mengadakan percakapan langsung dalam waktu dekat. Seorang pejabat senior Gedung Putih, yang tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada CNBC pada hari Senin bahwa pembicaraan antara Trump dan Xi bisa terjadi minggu ini, meskipun belum ada kepastian mengenai waktunya.
Pembicaraan tersebut kemungkinan akan difokuskan pada ketegangan yang berkembang seputar perjanjian perdagangan AS-Tiongkok yang dicapai pada 12 Mei di Jenewa. Dalam perjanjian tersebut, kedua negara sepakat untuk menangguhkan sebagian besar tarif selama 90 hari dan mencabut kebijakan perdagangan yang telah diberlakukan sejak April.
Namun sejak kesepakatan itu ditandatangani, kedua pihak saling menuduh telah melanggar ketentuan yang telah disepakati. Trump mengklaim bahwa Tiongkok tidak memenuhi komitmennya dalam perjanjian tersebut, sedangkan pemerintah Beijing menolak tuduhan tersebut dan menyebutnya tidak berdasar.
Sebagai tanggapan atas klaim dari AS, Tiongkok juga mengisyaratkan bahwa pihaknya siap untuk mengambil langkah-langkah balasan. Dalam pernyataannya pada hari Senin, Beijing memperingatkan akan mengambil tindakan yang kuat demi mempertahankan kepentingan ekonomi nasionalnya.
Ketegangan antara dua negara ekonomi terbesar di dunia ini kembali meningkat menjelang tenggat waktu 90 hari dalam kesepakatan yang tercapai. Sementara Trump terus mempertahankan pendekatannya yang keras terhadap perdagangan, komentarnya terhadap Xi menunjukkan adanya dinamika pribadi yang rumit antara kedua pemimpin.
Meski menyampaikan apresiasi terhadap Xi secara pribadi, nada pernyataan Trump mencerminkan tekanan yang ia hadapi di dalam negeri terkait kebijakan perdagangan dan ekonomi. Komentar tersebut juga bisa dibaca sebagai sinyal kepada publik dan pasar bahwa Trump tidak akan bersikap lunak dalam negosiasi dengan Tiongkok, meskipun masih membuka pintu komunikasi langsung.
Dengan pembicaraan yang belum dijadwalkan secara resmi, semua mata kini tertuju pada bagaimana komunikasi antara Washington dan Beijing akan berkembang. Hasilnya dapat berpengaruh besar terhadap arah hubungan dagang global dan dinamika ekonomi internasional dalam beberapa bulan mendatang.
- China
- Amerika Serikat
- Tarif Dagang AS
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Amerika Serikat dan Vietnam Bersatu, Dominasi Tiongkok di Industri Chip Terancam Runtuh
-
Ratusan Rumah di Empat Desa di Kudus Rusak Diterjang Angin Kencang
-
KKP Perlebar Pintu Ekspor Perikanan ke China: Eksportir Diminta Jaga Keamanan Pangan
-
AS Membentuk Komando Pasukan Khusus Penjaga Pantai untuk Mendukung Kebutuhan Penyitaan Kapal Musuh
-
Kemhan Bantah Amerika Serikat Bebas Lintas Udara di MDCP: Kedaulatan RI Jadi Prioritas
-
AS Cabut Larangan, Rajungan Gillnet RI Bebas Masuk Pasar AS Lagi
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.