Chelsea Siap Pinjamkan Dua Pemain ke Strasbourg, Mudryk dan Wonderkid Kazakhstan Masuk Incaran

Rabu, 12 Agu 2026, 07:00 WIB

LONDON — Chelsea kembali memanfaatkan hubungan dekat dengan Strasbourg untuk mengembangkan pemain muda maupun pemain yang membutuhkan kesempatan bermain. Musim ini, dua pemain The Blues, termasuk Mykhaylo Mudryk, berpeluang dipinjamkan ke klub Ligue 1 Prancis tersebut.

Hubungan Chelsea dan Strasbourg memang semakin erat sejak keduanya berada di bawah kepemilikan BlueCo. Model kerja sama tersebut memungkinkan Chelsea mengirim pemain ke Strasbourg agar mendapatkan menit bermain dan pengalaman di kompetisi level atas Eropa.

Ket. Foto: Mykhaylo Mudryk. — Sumber: Chelsea

Salah satu nama yang berpeluang menjalani masa peminjaman adalah Mudryk. Winger asal Ukraina itu sudah lama tidak tampil dalam pertandingan resmi.

Mudryk terakhir kali bermain dalam laga kompetitif pada 10 November 2024. Pemain berusia 25 tahun tersebut kemudian menjalani masa skorsing setelah dinyatakan positif menggunakan zat terlarang.

Chelsea mendatangkannya dari Shakhtar Donetsk pada Januari 2023 dengan nilai transfer yang bisa mencapai 85 juta pound atau sekitar 2,04 triliun rupiah.

Kini, Mudryk mulai melihat jalan keluar dari situasi sulit tersebut. Ia akhirnya kembali tampil di lapangan ketika Chelsea menghadapi Juventus dalam pertandingan persahabatan di Hong Kong, Rabu lalu.

Mudryk masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-82. Penampilannya tersebut menjadi laga pertamanya sejak menjalani masa skorsing setelah mendapat izin dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) untuk kembali bermain. Namun, masa depannya di Stamford Bridge masih belum sepenuhnya jelas.

Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, menegaskan prioritas utama klub saat ini adalah membantu Mudryk kembali beradaptasi dengan lingkungan tim.

“Segalanya terjadi begitu cepat. Hal terpenting bagi kami adalah memikirkan dia, memastikan dia kembali merasa menjadi bagian dari dinamika kelompok dan bagian dari tim,” ujar Alonso.

Chelsea sebelumnya tidak memperkirakan dapat menggunakan Mudryk pada musim ini. Karena itu, proses mengembalikan kondisi fisik dan mental sang pemain menjadi perhatian utama.

Jurnalis Italia, Fabrizio Romano, melaporkan Chelsea terbuka terhadap tawaran peminjaman untuk Mudryk. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi solusi bagi pemain yang membutuhkan menit bermain reguler untuk membangun kembali kariernya.

Sejumlah klub Italia disebut tertarik, sementara Strasbourg juga menjadi salah satu opsi.

Namun, Mudryk kabarnya lebih memilih tetap bermain di Premier League apabila harus meninggalkan Chelsea dengan status pinjaman. Ia ingin mendapatkan kesempatan membuktikan kembali kemampuannya di lingkungan yang sudah dikenalnya.

Jika tidak ada klub Premier League yang mengajukan tawaran sesuai keinginan sang pemain, Strasbourg dapat menjadi pilihan yang relatif mudah bagi Chelsea.

Selain berada di bawah payung BlueCo, Strasbourg juga menawarkan kesempatan bermain di Ligue 1, yang dapat membantu Mudryk mengembalikan ritme pertandingan setelah absen panjang.

Chelsea diperkirakan tetap mengirim pemain muda ke Strasbourg musim ini, terlepas dari keputusan mengenai Mudryk.

Menurut Transfert Radar, BlueCo tengah mempertimbangkan untuk meminjamkan Dastan Satpaev ke Strasbourg pada musim 2026-27. Klub Prancis tersebut disebut sebagai kandidat terkuat untuk mendapatkan penyerang muda Kazakhstan itu.

Satpaev baru berusia 17 tahun, tetapi telah masuk dalam tim nasional senior Kazakhstan. Ia dipandang sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan dari negaranya.

Chelsea merekrut Satpaev secara relatif senyap pada bursa transfer musim panas ini. Kepindahan tersebut belum diumumkan secara resmi oleh Chelsea, tetapi klub asalnya, Kairat Almaty, telah mengonfirmasi transfer sang pemain.

Sejak awal, kemungkinan peminjaman menjadi bagian dari rencana pengembangan Satpaev. Chelsea diyakini ingin memastikan pemain muda tersebut mendapatkan pengalaman bermain reguler sebelum nantinya bersaing memperebutkan tempat di skuad utama.

Strasbourg kini muncul sebagai tujuan paling memungkinkan.

Jika kedua kesepakatan terwujud, Strasbourg berpotensi menjadi tempat penting bagi Chelsea dalam mengembangkan aset-aset mereka. Mudryk dapat menggunakan masa peminjaman untuk membangun kembali kariernya, sementara Satpaev bisa mendapatkan pengalaman pertama di sepak bola Eropa pada level kompetitif yang lebih tinggi.

Bagi Chelsea dan BlueCo, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang: mengembangkan pemain melalui jalur yang lebih terstruktur sebelum mereka siap menghadapi tuntutan Premier League.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.