Pertandingan Pramusim: Hadapi Como, Arteta Uji Ketangguhan Arsenal Jelang Hadapi City
Rabu, 12 Agu 2026, 07:28 WIBLONDON â Arsenal menghadapi Como di Emirates Stadium, Kamis (13/8) dini hari WIB, dalam pertandingan terakhir pramusim yang menjadi lebih dari sekadar pemanasan. Mikel Arteta membutuhkan kemenangan sekaligus penampilan meyakinkan sebelum The Gunners menghadapi Manchester City pada Community Shield, Minggu.
Kekalahan 2-3 dari Borussia Dortmund pada laga sebelumnya menunjukkan bahwa Arsenal masih memiliki pekerjaan rumah. Pramusim memang bukan panggung utama untuk mengejar hasil, tetapi pertandingan melawan Como menjadi kesempatan terakhir Arteta menguji komposisi tim sebelum musim baru dimulai.
Dari tiga pertandingan pramusim, Arsenal baru meraih satu kemenangan dan menelan dua kekalahan. Catatan itu belum mencerminkan kekuatan sebenarnya karena Arteta masih memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain untuk mendapatkan kebugaran sekaligus menguji pendekatan taktik baru.
âYang terpenting adalah perkembangan tim. Kami harus menggunakan setiap pertandingan untuk meningkatkan level permainan dan memastikan para pemain siap menghadapi pertandingan kompetitif,â ujar Arteta.
Persoalan terbesar Arsenal terlihat pada lini depan. Viktor Gyokeres memang mencetak gol melalui penalti ketika menghadapi Dortmund, tetapi penyerang asal Swedia tersebut masih belum sepenuhnya menyatu dengan pola permainan Arsenal. Kemampuannya dalam menghubungkan permainan dengan pemain di belakangnya masih menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan Arteta.
Masalah produktivitas juga terlihat dari catatan Arsenal di Emirates. Dalam tujuh pertandingan terakhir di kandang, mereka menelan dua kekalahan dan sekali imbang. Empat pertandingan di antaranya berakhir dengan Arsenal mencetak satu gol atau kurang.
Arteta tentu tidak ingin persoalan tersebut terbawa ketika musim resmi dimulai. Karena itu, pertandingan melawan Como menjadi kesempatan penting untuk menguji keseimbangan antara kreativitas lini tengah dan ketajaman di depan.
Di kubu lawan, Como datang dengan kepercayaan diri tinggi. Musim lalu mereka mencatat pencapaian luar biasa dengan finis di posisi keempat Serie A dan mengamankan tiket Liga Champions. Pencapaian itu terasa semakin istimewa karena beberapa tahun sebelumnya Como masih berkutat di Serie D.
Kini Como berada di bawah kendali Cesc Fabregas yang akan kembali ke Emirates. Mantan kapten Arsenal tersebut memiliki hubungan emosional yang kuat dengan klub London itu setelah menghabiskan delapan tahun sebagai pemain Arsenal.
Namun, kedatangan Fabregas bukan sekadar nostalgia. Dia membawa Como yang sedang berkembang menjadi salah satu kekuatan baru di sepak bola Italia.
Fabregas juga memiliki hubungan profesional dengan Arteta. Keduanya sama sama pernah bermain di Arsenal dan kini menempuh jalan berbeda sebagai pelatih.
âMikel adalah sosok yang sangat kompetitif. Saya banyak belajar dari orang seperti dia. Menjadi pelatih membutuhkan keberanian untuk mengambil keputusan dan kemampuan mencari solusi ketika menghadapi masalah,â ujar Fabregas.
Como menjalani pramusim dengan hasil relatif positif. Mereka meraih dua kemenangan, sekali imbang dan sekali kalah melalui adu penalti. Sembilan gol berhasil dicetak dalam rangkaian pertandingan tersebut, meski lini pertahanan masih menunjukkan celah dengan enam gol bersarang ke gawang mereka.
Arteta kemungkinan memberi menit bermain kepada sejumlah pemain utama yang baru kembali berlatih. Declan Rice, Bukayo Saka dan David Raya telah bergabung kembali setelah menjalani masa istirahat dan berpeluang tampil.
Perhatian juga tertuju kepada Bruno Guimaraes. Rekrutan baru yang didatangkan dari Newcastle United itu berpeluang menjalani penampilan pertamanya bersama Arsenal.
Sementara itu, absennya William Saliba dan Jurrien Timber membuat Arteta harus kembali bereksperimen di lini belakang. Ben White dan Cristhian Mosquera diperkirakan menjadi bagian dari pertahanan yang akan diuji Como.
Como juga berpeluang menampilkan Trevoh Chalobah yang baru bergabung dari Chelsea. Debutnya akan menjadi tambahan penting bagi lini pertahanan tim Italia tersebut.
Arsenal membutuhkan kemenangan untuk membangun momentum. Namun, yang lebih penting bagi Arteta adalah menemukan bentuk permainan yang tepat. Community Shield melawan Manchester City sudah menanti dan setelah itu tidak ada lagi ruang untuk eksperimen.
- arsenal
- Mikel Arteta
- Como
- Uji Coba Pramusim
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Festival Lamaholot Diandalkan Angkat Wisata NTT, ASITA Soroti Dampak Jangka Panjang
-
Ancam Musuh-Musuhnya! Arteta Siapkan 'Megatransfer' Demi Amankan Singgasana Arsenal
-
Jangan Asal Siram! Ini Cara Cuci Buah dan Sayur yang Higienis
-
PT KAI Catat Pemesanan Tiket Diskon Capai 1,24 Juta Unit
-
KPK Ungkap Ada Pihak Jemput Bupati Kuansing Saat OTT, Penyidik Fokus Kejar Suhardiman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.