Lewis-Skelly Ditawarkan ke MU dan Chelsea, Arsenal Pasang Harga hingga 1,44 Triliun Rupiah

Rabu, 12 Agu 2026, 07:00 WIB

LONDON — Masa depan Myles Lewis-Skelly di Arsenal kembali menjadi sorotan. Bek muda jebolan akademi Hale End itu disebut telah ditawarkan kepada sejumlah klub rival, termasuk Manchester United dan Chelsea.

Situasi Lewis-Skelly berubah cukup drastis sepanjang musim 2025/26. Pemain internasional Inggris tersebut sempat turun menjadi pilihan ketiga Arsenal di posisi bek kiri sebelum mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak sebagai gelandang.

Ket. Foto: Myles Lewis-Skelly. — Sumber: Arsenal

Fleksibilitasnya bahkan membuat Lewis-Skelly dipercaya tampil sebagai starter pada final Liga Champions, mengungguli Martin Zubimendi yang mengalami kelelahan setelah menjalani periode padat pada akhir musim.

Peran serupa kembali dijalankan pemain kelahiran 2006 itu selama pramusim. Namun, kedatangan Bruno Guimaraes dengan nilai transfer 75 juta pound atau sekitar 1,80 triliun rupiah, ditambah kembalinya Zubimendi, Declan Rice, dan Mikel Merino ke sesi latihan, membuat peluang Lewis-Skelly untuk mendapatkan tempat reguler di Premier League maupun Liga Champions semakin kecil.

Situasi tersebut membuka kemungkinan Arsenal melepas sang pemain pada beberapa pekan mendatang.

Menurut laporan jurnalis Ben Jacobs, Manchester United dan Chelsea telah ditawari kesempatan untuk merekrut Lewis-Skelly. Pihak yang mewakili sang pemain disebut telah melakukan kontak baru dengan kedua klub tersebut.

Sejumlah klub Liga Inggris lainnya juga dikabarkan tertarik kepada Lewis-Skelly. Arsenal disebut terbuka untuk menjual pemain berusia 19 tahun tersebut apabila mendapatkan tawaran yang sesuai.

Keputusan itu tidak terlepas dari kebutuhan Arsenal untuk memperoleh pemasukan besar melalui penjualan pemain. The Gunners memang telah melepas sejumlah pemain pada musim panas ini, tetapi masih membutuhkan dana tambahan untuk menyeimbangkan pengeluaran transfer.

Arsenal telah mengantongi hampir 40 juta pound atau sekitar 962,4 miliar rupiah dari penjualan Karl Hein, Leandro Trossard, Jakub Kiwior, dan Christian Norgaard.

Namun, setelah mendatangkan Guimaraes, Christos Tzolis, dan Piero Hincapie, belanja bersih Arsenal masih berada di sekitar 103,9 juta pound atau 2,50 triliun rupiah.

Lewis-Skelly sendiri baru menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun pada 2025. Kondisi tersebut membuat Arsenal berada dalam posisi kuat untuk menentukan harga apabila akhirnya memutuskan melepasnya.

Transfermarkt menaksir nilai Lewis-Skelly sekitar 38,5 juta pound atau 926 miliar rupiah. Namun, Arsenal diyakini dapat meminta harga yang jauh lebih tinggi mengingat usia, fleksibilitas, durasi kontrak, dan potensi sang pemain.

Arsenal disebut dapat meminta sedikitnya 50 juta pound atau sekitar 1,20 triliun rupiah untuk melepas Lewis-Skelly. Bahkan, The Gunners berpeluang mendorong harga hingga 60 juta pound atau sekitar 1,44 triliun rupiah.

Manchester United menjadi salah satu klub yang memiliki alasan kuat untuk mengejar Lewis-Skelly. Kemampuannya bermain sebagai bek kiri maupun gelandang tengah dapat membantu Michael Carrick mengatasi kebutuhan di dua posisi sekaligus.

Chelsea juga dikenal tidak ragu mengeluarkan dana besar untuk pemain muda. Karena itu, Arsenal memiliki alasan untuk mempertahankan harga tinggi dalam negosiasi.

Jika transfer akhirnya terealisasi di angka 60 juta pound, Lewis-Skelly akan memecahkan rekor penjualan pemain Arsenal. Rekor tersebut saat ini masih dipegang Alex Oxlade-Chamberlain yang pindah ke Liverpool dengan nilai 35 juta pound atau sekitar 842 miliar rupiah pada 2017.

Lewis-Skelly telah menghabiskan 11 tahun di Arsenal sejak bergabung dengan sistem akademi klub. Ia berkembang hingga menembus tim utama dan menjadi salah satu produk akademi paling menjanjikan.

Hingga kini, Lewis-Skelly telah mencatat 75 penampilan untuk tim utama Arsenal di semua kompetisi, dengan torehan satu gol dan enam assist.

Ironisnya, pemain yang sebelumnya dipandang sebagai bagian penting dari masa depan Arsenal kini justru berpotensi menjadi salah satu sumber pemasukan terbesar klub.

Arsenal kini dihadapkan pada pilihan sulit: mempertahankan pemain serbabisa yang baru berusia 19 tahun atau memanfaatkan nilai pasarnya yang sedang tinggi untuk mendapatkan dana besar.

Jika Manchester United atau Chelsea benar-benar mengajukan tawaran, negosiasi mengenai masa depan Lewis-Skelly dipastikan menjadi salah satu saga menarik pada bursa transfer musim panas ini.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.