Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Senjata Tajam dan Puluhan Ponsel Ditemukan di Lapas Nabire

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 13:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Senjata Tajam dan Puluhan Ponsel Ditemukan di Lapas Nabire Doc: ANTARA
Ket. Senjata tajam dan berbagai barang bukti yang diamankan dari Lapas Nabire.

JAYAPURA – Kepala Kepolisian Resor Nabire Ajun Komisaris Besar Polisi Samuel Tatiratu mengatakan tim gabungan menemukan senjata tajam, besi, dan puluhan telepon seluler saat melakukan razia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Nabire, Papua Tengah, Selasa (3/6) malam.

"Dalam razia yang dilakukan setelah kaburnya 19 orang narapidana, tim gabungan menemukan banyak benda berbahaya, termasuk potongan besi dan parang," kata Kapolres ketika dihubungi ANTARA dari Jayapura, Papua, Rabu(4/6).

Samuel mengatakan razia itu dilakukan karena saat belasan narapidana kabur dari Lapas Nabire pada Senin (2/6), ada narapidana yang menggunakan parang untuk menyerang petugas lapas hingga tiga orang terluka.

"Saat kabur narapidana menyerang petugas dengan menggunakan parang," katanya.

Ia menambahkan saat ini penyidik masih memeriksa tiga orang narapidana yang sempat ditangkap petugas sesaat sebelum berhasil meninggalkan halaman Lapas Nabire.

Dari 19 orang narapidana yang kabur dari Lapas Nabire, terdapat 11 orang narapidana merupakan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Puncak, Puncak Jaya, dan Paniai.

Narapidana KKB Puncak Jaya terdiri atas Yotenus Wonda, Alison Wonda, dan Tandangan Kogoya. Kemudian narapidana KKB Puncak meliputi Alenus Tabuni, Junius Waker, Yantis Murib, Ardinus Kogoya, Pelinus Kogoya, dan Marenus Tabuni.

???????Narapidana KKB Paniai ada dua orang, yakni Anan Nawipa dan Yakobus Nawipa.

Adapun delapan orang narapidana lainnya yang kabur dan tidak terdata sebagai anggota KKB, yaitu Agus Gobay, Yeheskiel Degei, Noak Tekege, Gimun Kogoya, Jenison Gobay, Roy Wonda, Andreas Tekege, dan Salomo Tekege.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Bupati Tangerang Minta Warg...
Daerah
Polres Karawang Ringkus Tig...

DPR RI Prioritaskan Pembahasan RUU Perampasan Aset

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
DPR RI Prioritaskan Pembaha...

UEFA Tolak Penambahan Peserta Piala Dunia 2030

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
UEFA Tolak Penambahan Peser...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.