Bengkulu Bertekad Jadi Provinsi Pertama Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di Era Prabowo
Rabu, 04 Jun 2025, 14:30 WIBBENGKULU - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan provinsi berjuluk Bumi Merah Putih itu bertekad menjadi provinsi pertama mewujudkan program Presiden RI Prabowo Subianto mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen.
âKita menginginkan agar program presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto Berkaitan angka pertumbuhan ekonomi 8 persen, Pemerintah Provinsi Bengkulu bertekad bulat, sungguh-sungguh menjadi provinsi yang pertama untuk sampai kepada angka pertumbuhan 8 persen,â kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Bengkulu, Selasa (3/6).
Saat ini, kata dia pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu sudah menuju angka 5 persen, yang sebelumnya pada 2024 lalu pertumbuhannya berada pada angka 4,62 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 4,26 persen yoy.
Banyak sektor potensial yang dapat mendorong perekonomian Bengkulu tumbuh tinggi. Dan saat ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama sedang mengupayakan pengembangan sektor potensial tersebut.
Mewujudkan pengembangan industri, pertanian, UMKM dan investasi yang nantinya akan saling mengakselerasi kinerja ekspor dan pariwisata Bengkulu tentunya tidak bisa hanya dengan membiarkan tumbuh secara alami. Keterlambatan pertumbuhan salah satu sektor juga akan menahan laju pertumbuhan yang lainnya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berkolaborasi dengan dunia penelitian dan pengembangan teknologi, mengajak civitas akademika menyiapkan pertanian yang berkualitas internasional dan nantinya menjadi komoditas ekspor daerah.
Kemudian, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga mulai fokus pada hilirisasi produk unggulan daerah lewat membangun industri baru, mendorong UMKM menjadi penyedia produk berkualitas ekspor, dan membuka peluang-peluang investasi.
Bumi Merah Putih berkolaborasi dengan Bank Indonesia merumuskan arah perekonomian daerah, menyiapkan daerah agar lebih siap menerima investasi, dan meningkatkan peran UMKM sebagai penyokong ekonomi daerah.
Bengkulu mengundang mengkurasi UMKM agar bisa naik kelas menjadi industri, kurasi destinasi investasi sebagai langkah menarik perhatian investor untuk berinvestasi di daerah itu.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga terus mendorong penyelesaian pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai sebagai upaya mewujudkan Bengkulu sebagai gerbang Sumatera untuk jalur distribusi dan ekspor.
Dengan terbukanya jalur transportasi laut dan terkoneksinya Provinsi Bengkulu dengan provinsi tetangga baik lewat jalur tol dan kereta api, pintu keluar ekspor komoditas unggulan provinsi di Sumatera Bagian Selatan nantinya akan melewati Bengkulu.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan pun pada Selasa (3/6) menemui Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk menyampaikan masalah Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu yang harus segera diselesaikan mengingat vitalnya keberadaan pelabuhan tersebut untuk Bumi Merah Putih.
âUntuk menyampaikan pentingnya Provinsi Bengkulu mendapatkan perhatian lebih baik persoalan Pelabuhan Pulau Baai maupun penerbangan,â kata Helmi Hasan.
- Provinsi Bengkulu
- Pertumbuhan ekonomi 8 Persen
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Premier League Pecahkan Rekor Belanja 76 Triliun Rupiah: Antara Ambisi Juara dan Ancaman Degradasi
-
PPA Makassar Lakukan Konseling Anak Korban Penculikan
-
Hindari Larangan AS, TikTok Bentuk Usaha Patungan, Mayoritas Saham Dimiliki Amerika
-
J.Lo Ditolak Masuk Butik Chanel di Turki, Seperti Ini Sikapnya
-
KKP Tegaskan Larangan Perdagangan Pulau di Indonesia
-
Belum Pernah Hasil Final Wimbledon Bisa Seperti Berikut
-
Kemampuan Petugas Damkar Terus Diasah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.