Premier League Pecahkan Rekor Belanja 76 Triliun Rupiah: Antara Ambisi Juara dan Ancaman Degradasi
Rabu, 03 Sep 2025, 08:20 WIBLONDON, INGGRIS - Klub-klub Premier League kembali memamerkan kekuatan finansial pada bursa transfer musim panas, dengan total belanja pemain lebih dari 3 miliar pound atau sekitar 76 triliun rupiah.
Keunggulan finansial liga teratas Inggris dibanding kompetisi Eropa lainnya sudah lama dikenal, terutama berkat kontrak hak siar domestik dan internasional yang jauh lebih menguntungkan. Musim ini, ekspansi kompetisi Eropa di bawah UEFA juga mendorong belanja besar-besaran, dengan rekor sembilan tim Inggris ambil bagian di Liga Champions, Liga Europa, maupun Conference League.
Namun, kekuatan finansial ini juga memperlebar jurang antara Premier League dan kasta kedua, Championship. Dalam dua musim terakhir, tiga tim promosi selalu langsung terdegradasi. Situasi tersebut membuat Leeds, Sunderland, dan Burnley mengambil langkah lebih agresif demi bertahan.
Dua tim teratas musim lalu, Liverpool dan Arsenal, jor-joran belanja untuk mempersiapkan perebutan gelar.
Liverpool dua kali memecahkan rekor transfer klub, dengan mengeluarkan 100 juta pound (2,54 triliun rupiah) untuk Florian Wirtz, lalu mengakhiri bursa dengan rekor transfer Inggris, mendatangkan Alexander Isak seharga 3,17 triliun rupiah. Namun, The Reds juga meraup lebih dari 5,08 triliun rupiah dari hasil penjualan Darwin Nunez, Luis Diaz, dan beberapa nama besar lain.
Arsenal mendukung penuh ambisi Mikel Arteta meraih gelar liga pertama sejak 2004, dengan belanja sekitar 6,35 triliun rupiah untuk delapan pemain baru.
Chelsea pun kembali aktif setelah meraih gelar Conference League dan Piala Dunia Antarklub. Joao Pedro memimpin rombongan amunisi baru yang juga mencakup Liam Delap, Alejandro Garnacho, Estevao, dan Jamie Gittens.
Manchester City bergerak lebih awal sebelum tampil di Piala Dunia Antarklub. Pep Guardiola merekrut Tijjani Reijnders, Rayan Cherki, dan Rayan Ait-Nouri demi kembali bersaing dalam perburuan gelar.
Tiga tim promosi, Burnley, Leeds, dan Sunderland, menggelontorkan sekitar 2,54 triliun rupiah atau lebih masing-masing.
Sunderland menjadi sorotan dengan mendatangkan mantan kapten Arsenal dan Leverkusen, Granit Xhaka, serta gelandang muda Senegal, Habib Diarra, lewat rekor klub 762 miliar rupiah. Langkah berani itu sejauh ini berbuah dua kemenangan dari tiga laga perdana,pencapaian yang baru diraih tim promosi musim lalu pada pertengahan Oktober.
Leeds juga mengoleksi empat poin dari dua laga kandang melawan Everton dan Newcastle, sementara Burnley mencatat kemenangan atas Sunderland dan hanya kalah lewat penalti menit ke-97 di markas Manchester United.
Salah satu faktor utama meningkatnya belanja musim ini adalah maraknya transaksi antarklub Inggris. Hampir 40 persen transfer terjadi di dalam negeri, dengan nilai sekitar 25,4 triliun rupiah.
Sistem akuntansi memungkinkan biaya pembelian pemain dicicil sepanjang kontrak, sementara pemasukan dari penjualan langsung dicatat penuh. Alhasil, menjual pemain ke sesama klub Inggris dengan harga tinggi membantu klub tetap sesuai aturan keberlanjutan finansial meski belanja besar.
Namun, konsekuensinya adalah banyak pemain akademi dilepas demi menyeimbangkan neraca. Salah satunya adalah Jacob Ramsey, yang meninggalkan Aston Villa menuju Newcastle milik investor Arab Saudi.
âIni hari yang menyedihkan, kehilangan pemain dan sosok hebat, salah satu putra asli klub. Tapi tampaknya memang begitulah sistem sepak bola sekarang,â ujar kapten Villa, John McGinn.
Pelatih Villa, Unai Emery, bahkan menyerukan reformasi aturan finansial. âJika tidak ada perubahan, klub seperti kami tidak akan pernah diizinkan untuk bermimpi,â tegasnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
BMKG: Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa NTB Sepekan ke Depan
-
Jakarta Timur Dominasi Panen Raya DKI dengan 423 Lokasi
-
Libur Nataru Momen Empuk Penipu Digital, Ini Modus yang Paling Banyak Terjadi
-
Sabalenka Tundukkan Mboko, Melaju ke Semifinal Indian Wells
-
BMKG: Jakarta Diprakirakan Hujan pada Selasa Siang dan Sore
-
Memperketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam Saat Ramadan di Wilayah Jakbar
-
Permintaan blangkon makin diminati konsumen lintas budaya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.