Kemampuan Petugas Damkar Terus Diasah

Selasa, 16 Sep 2025, 01:05 WIB

JAKARTA – Saat ini pekerjaan pemadam kebakaran (Damkar) tidak hanya mematikan api, tapi sudah meluas. Mereka menangani hampir semua masalah warga seperti menangkap ular, anak kejepit, sampai memindahkan sarang tawon. Untuk itu, kemampuan petugas damkar akan terus diasah. Salah satunya melalui kegiatan “Jakarta Fire Safety Challenge.” Acara ini digelar Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi Jakarta. “Melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi para anggota damkar,” tutur Gubernur Jakarta, Pramono Anung, Senin.

Pramodo menyambut baik inisiasi untuk menyelenggarakan kegiatan ini sebagai upaya membina dan meningkatkan keterampilan pengelola gedung maupun relawan pemadam kebakaran dalam mencegah, menghadapi, serta menanggulangi kebakaran Jakarta. Berfokus pada keterampilan fisik, mental, intelektual, serta kerja sama tim, Pramono juga berharap kegiatan tahunan tersebut dapat membangun kesadaran bersama tentang pentingnya pencegahan dan penanggulangan kebakaran secara masif.

Ket. Foto: Relawan pemadam kebakaran praktik mematikan api dalam acara “Jakarta Fire Safety Challenge 2025” di Kantor Dinas Gulkarmat, Senin (15/9). Kegiatan tersebut diikuti 440 relawan guna meningkatkan kemampuan petugas. — Sumber: Koran Jakarta/Wahyu AP

Selain itu, Pramono menilai keikutsertaan 440 relawan pemadam kebakaran yang berasal dari 44 tim kecamatan, serta 1.456 anggota tim tanggap darurat gedung dari 112 perusahaan menjadi bukti nyata komitmen dan kepedulian bersama untuk menjaga Jakarta. “Saya sebagai Gubernur Jakarta sungguh-sungguh menyampaikan terima kasih dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar terus ditingkatkan untuk memastikan penanganan kebakaran dilakukan secara cepat, aman, dan efektif,” kata Pramono.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Gulkarmat Jakarta Bayu Meghantara melaporkan jenis perlombaan pada kegiatan “Jakarta Fire Safety Challenge” Tahun 2025 itu dengan kategori tim tanggap darurat bangunan gedung. Ini terdiri dari uji ketangkasan pemadaman dengan Apar, hidran dan penyelamatan korban pada ruangan serta P3K.

Sedangkan kategori relawan pemadam kebakaran terdiri dari uji ketangkasan pemadaman dengan fire blanket, apar dan pompa portable. Bayu menjelaskan pelaksanaan perlombaan dilakukan oleh Dinas Gulkarmat Jakarta bekerja sama dengan lembaga, sertifikasi, profesi, proteksi kebakaran, dan asosiasi lainnya. “Dewan juri berasal dari Dinas Gulkarmat yang memiliki kecakapan sesuai dengan bidangnya masing-masing,” kata Bayu. Lomba tersebut dilaksanakan selama 15-19 September.

Citra Damkar 

Selain itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung juga mengapresiasi citra pemadam kebakaran (Damkar) yang semakin mendapat penilaian baik di tengah masyarakat. Bahkan anak-anak kecil, ketika ditanya cita-cita kelak, mereka rata-rata ingin jadi petugas damkar.

Pramono menyebut ini sebagai bukti nyata bahwa kinerja Damkar Jakarta telah mendapat apresiasi luar biasa dari publik. Pramono menilai profesi pemadam kebakaran dipandang mulia karena selalu hadir membantu masyarakat dalam berbagai situasi darurat.

“Dalam kesempatan ini saya ingin memberikan apresiasi yang luar biasa kepada pemadam kebakaran Jakarta. Damkar Jakarta telah memperoleh apresiasi publik yang luar biasa,” kata Pramono. Dia berpesan agar jajaran Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) menjaga kepercayaan tersebut dengan terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan.

Gubernur juga berterima kasih kepada seluruh relawan Damkar yang sudah berpartisipasi dalam menjaga Jakarta. “Terima kasih kepada relawan pemadam kebakaran, anggota tim tanggap darurat gedung, serta elemen masyarakat lainnya yang telah berkontribusi mengatasi kejadian kebakaran Jakarta. Jaga terus semangat gotong royong untuk menjadikan kota ini tangguh terhadap bahaya kebakaran,” ujar Pramono.

Sementara itu, Pemkot Jakarta Timur mendorong warga yang telah memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk berperan aktif menjadi duta sosialisasi di wilayahnya masing-masing. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.