Tan Joe Hok Tutup Usia, Bulu Tangkis Indonesia Berduka

Selasa, 03 Jun 2025, 09:03 WIB

JAKARTA - Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya di dunia olahraga. Legenda bulu tangkis Tan Joe Hok, yang memiliki nama asli Hendra Kartanegara, meninggal dunia Senin (2/6) pukul 10.52 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta.

Tan Joe Hok lahir di Bandung pada tanggal 11 Agustus 1937. Ia tercatat sebagai pebulu tangkis Indonesia pertama yang meraih gelar bergengsi All England pada tahun 1959. Namanya juga abadi dalam sejarah sebagai bagian dari skuad “Tujuh Pendekar” yang mengantarkan Indonesia menjuarai Piala Thomas untuk pertama kalinya pada tahun 1958.

Ket. Foto: Legenda bulu tangkis Indonesia Tan Joe Hok, berpulang Senin (2/6). — Sumber: Istimewa

Dalam skuad legendaris itu, Tan Joe Hok bermain bersama Ferry Sonneville, Tan King Gwan, Njoo Kim Bie, Lie Poo Djian, Eddy Jusuf, dan Olich Solihin. Ia kembali memperkuat tim Merah Putih dalam merebut Piala Thomas pada edisi 1961 dan 1964.

Setelah pensiun sebagai atlet, dedikasi Tan Joe Hok terhadap bulu tangkis tak luntur. Ia melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih di Meksiko, Hong Kong, hingga kembali ke Tanah Air sebagai pelatih di klub. Puncaknya, ia sukses membawa tim Indonesia kembali juara Piala Thomas pada tahun 1982 dari sisi bangku pelatih.

Kabar kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia bulu tangkis nasional. Salah satu atlet ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando, turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sang legenda.

“Saya sangat sedih atas meninggalnya Om Tan Joe Hok, karena kehilangan seorang legenda. Saya beberapa kali pernah berbincang dan banyak mendapat nasihat serta motivasi dari beliau. Om Tan Joe Hok selalu berpesan agar kami terus mengharumkan nama Indonesia, dan jangan pernah lupa dengan klub yang membesarkan kami,” ujar Leo.

Selamat jalan, Tan Joe Hok. Terima kasih atas dedikasi dan perjuanganmu demi kejayaan bulu tangkis Indonesia. Namamu akan selalu hidup dalam sejarah dan hati pencinta bulu tangkis Tanah Air.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.