Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Kukar Upayakan Panen Padi Jadi Tiga Kali per Tahun dengan Bantuan Alat Modern

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 13:37 WIB | Oleh:
Pemkab Kukar Upayakan Panen Padi Jadi Tiga Kali per Tahun dengan Bantuan Alat Modern Doc: antara foto
Ket. Bupati Kukar Edi Damansyah ikut panen pagi di Tenggarong.

KALIMANTAN TIMUR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), berupaya meningkatkan pola panen padi di daerahnya dari dua kali menjadi tiga kali per tahun dengan hadirnya alat dan mesin pertanian (alsintan) modern untuk pengolahan sawah hingga panen.

Pemkab Kukar, selain bantuan pupuk, bibit unggul, dan saprodi pertanian lain, juga telah menyalurkan bantuan alsintan, seperti traktor tangan, traktor roda empat, traktor roda dua, rotavator, dan drone pertanian.

"Sejak dua tahun lalu hingga saat ini, kami juga menggandeng Kodim 0906/Kukar dan Kodim 0908/Bontang untuk membantu optimalisasi lahan dan melengkapi sarana prasarana pertanian, terutama dari sisi infrastrukturnya," kata Bupati Kukar Edi Damansyah di Tenggarong, Selasa (3/6).

Karena itu, ia makin optimistis upaya mewujudkan panen padi menjadi tiga kali setahun dan menjadikan Kukar sebagai lumbung pangan bakal berhasil. Apalagi Kementerian Pertanian (Kementan) RI pun mendukung langkah tersebut, yakni pada 2025 Kementan menyalurkan anggaran bantuan pertanian sebesar Rp47,49 miliar.

Anggaran sebesar ini digunakan untuk optimalisasi lahan dalam berbagai bentuk, baik berupa pengadaan maupun kegiatan, seperti pengadaan peralatan pertanian hingga kegiatan yang dilakukan oleh kelompok tani melalui sistem manajerial dan pendampingan.

“Sedangkan lahan pertanian yang dilakukan optimalisasi seluas 2.392 hektare (ha), tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Tenggarong, Marang Kayu, Samboja, dan Kecamatan Anggana,” katanya.

Kemudian pendanaan dari Kementan akan digunakan, antara lain untuk peningkatan prasarana irigasi dan jalan pertanian, pengolahan lahan, pengadaan alsintan, pompa irigasi, kapur pertanian, benih padi, herbisida, insektisida, dan fungisida.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kukar Muhammad Taufik merinci, seluas 2.392 ha lahan di empat kecamatan yang dilakukan optimalisasi, yakni di Kecamatan Marang Kayu melibatkan tiga desa meliputi Desa Semangko, Sebuntal, dan Desa Santan Ulu dengan total sawah seluas 960 ha.

Kemudian di Kecamatan Samboja ada lima desa yakni Desa Bukit Raya, Beringin Agung, Handil Baru, Handil Baru Darat, dan Desa Muara Sembilang dengan total sawah seluas 338,7 ha.

Untuk Kecamatan Anggana ada lima desa yakni Desa Sungai Meriam, Anggana, Sidomulyo, Kutai Lama, dan Desa Handil Terusan dengan total sawah seluas 702,65 ha.

"Berikutnya adalah optimalisasi lahan sawah di Kecamatan Tenggarong yang hanya ada satu kelurahan, yakni Kelurahan Jahab dengan luas lahan yang digarap 153 ha," kata Taufik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Modena Tawarkan Diskon hingga 77 Persen di PRJ

53 menit yang lalu | Haryo Brono

Rona
Modena Tawarkan Diskon hing...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.