Gunakan PLTS, Pusat Perbelanjaan di Makassar Hemat Listrik hingga 10 Persen
Selasa, 03 Jun 2025, 23:02 WIBMAKASSAR â Nipah Park sebagai salah satu pusat perbelanjaan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan kini berhasil menghemat penggunaan listrik operasional hingga 10 dengan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).Daya PLTS ini sebesar 360,95 Kwp yang menghasilkan 532.144 kwh setiap tahun.
Operational Manager NIPAH PARK dan Office, Andi Muhammad Imam Rafsanjani, di Makassar, Selasa (03/6), mengemukakan bahwa penggunaan PLTS ini tidak lepas dari komitmen Nipah Park yang tengah merealisasikan sistem keberlanjutan atau sustainable melalui efisiensi energi sebagai wujud pelestarian alam dan lingkungan.
"Keberlanjutan bisa berjalan berdampingan dengan efisiensi dan kenyamanan. Semua pihak di dalam ekosistem Nipah, mulai dari operasional hingga gerai terlibat dalam upaya ini," ujarnya.
Komitmen Nipah Park terhadap keberlanjutan telah diimplementasikan lewat prinsip green building, efisiensi energi, pengelolaan limbah, pemanfaatan sumber energi surya, dan desain ruang terbuka yang mendukung sirkulasi udara alami.
âBagi kami, keberlanjutan tidak berhenti di konsep desain atau sertifikasi bangunan, namun juga dalam kerja sehari-hari. Tentang bagaimana setiap sistem, material, dan kebijakan operasional dirancang agar sejalan dengan prinsip ramah lingkungan dan efisiensi energi,â jelas dia.
Sebagai bagian dari aksi nyata, juga dilakukan pengelolaan limbah terpadu seperti lebih banyak menggunakan air recycle dan air hujan, termasuk pengelolaan air wudhu yang dimanfaatkan untuk menyiram tanaman di area Nipah Park.
Terdapat pula pengadaan bank sampah yang menggandeng mal sampah untuk memilah jenis sampah gerai dan recycle sampah kering. Selain itu, sistem ventilasi alami, hingga edukasi gerai tentang efisiensi operasional.
"Semua langkah ini tidak kami jalankan sendiri. Kolaborasi dengan gerai, komunitas, hingga pengunjung adalah elemen penting agar keberlanjutan bisa benar-benar hidup,â kata dia.
Nipah Park juga mengolah limbah tutup botol minuman kemasan dari gerai menjadi merchandise daur ulang berupa tatakan gelas, berkolaborasi dengan Komunitas Berdaur.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian, Sabtu (17/1), Kembali Alami Kenaikan
-
Sapu Bersih Myanmar, Indonesia Percaya Diri Hadapi Malaysia
-
Dunia Akan Lampaui Target Iklim 1,5 Derajat Celcius pada Dekade Mendatang
-
Setelah 200 Tahun, Tiba-tiba Film Frankenstein Populer Lagi di Hollywood
-
Ancaman Alih Fungsi Lahan
-
Lombok Timur Tekor Demi Sinyal: Internet Habiskan Miliaran Rupiah
-
Proyek PLTS Karangkates Tidak Mengganggu Fungsi Utama Pengelolaan Air
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.