Lima Pemain Andalan Skuad Garuda Absen Hadapi Tiongkok

Senin, 02 Jun 2025, 07:09 WIB

JAKARTA – Tim nasionalIndonesia menghadapi tantangan besar jelanglagakrusial kontra Tiongkokdalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Lima pemain andalan dipastikan absen saat skuad Garuda menjamuTiongkok di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/6).

Absennya Maarten Paes, Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, Eliano Reijnders, dan Sandy Walsh menjadi pukulan berat di tengah upaya Indonesia menjaga peluang lolos ke putaran keempat. Saat ini, Indonesia mengoleksi sembilan poin dari enam laga dan duduk di peringkat ketiga Grup C. Hanya dua pertandingan tersisa: menjamu Tiongkok dan bertandang ke Jepang pada tanggal 10 Juni.

Ket. Foto: Sejumlah pesepak bola Timnas Indonesia mengikuti sesi latihan perdana di Training Center Bali United, Pantai Purnama, Gianyar, Bali, Senin (26/5). — Sumber: ANTARA/Fikri Yusuf

“Absennya lima pemain kunci tentu mengganggu ritme tim. Namun, ini menjadi ujian bagi kedalaman skuad serta kepiawaian Patrick Kluivert dalam memaksimalkan sumber daya yang ada,” ujar pengamat sepak bola nasional, Akmal Marhali.

Tim asuhan Patrick Kluivert baru saja menyelesaikan pemusatan latihan di Bali sejak 26 Mei hingga Sabtu (31/5) dan kini bersiap melanjutkan persiapan akhir di Jakarta. Pelatih asal Belanda itu dihadapkan pada keputusan strategis untuk menambal kekuatan yang timpang akibat kehilangan sejumlah pemain penting.

Maarten Paes, kiper utama yang tampil konsisten sejak masa kepelatihan Shin Tae Yong, absen akibat akumulasi kartu. Emil Audero yang bermain di Como, berpeluang menjalani debutnya di bawah mistar Garuda.

Marselino Ferdinan, gelandang serang milik Oxford United, juga harus menepi karena alasan serupa. Posisi gelandang kreatif ini kemungkinan akan diisi oleh Egy Maulana Vikri atau Stefano Lilipaly, jika masuk dalam daftar resmi 23 pemain.

Sementara itu, Ragnar Oratmangoen absen karena cedera lutut yang memaksanya menjalani pemulihan intensif. Kontribusinya sebagai sayap pekerja keras akan dirindukan, mengingat fleksibilitasnya yang kerap menjadi solusi di lini depan.

Eliano Reijnders yang sempat masuk daftar panggil, memilih absen karena harus mendampingi istrinya yang melahirkan.Pelatih menghormati keputusan itu dan memberi izin.

Terakhir, Sandy Walsh—bek andalan dari Yokohama F Marinos—juga harus mundur. Dia mengalami cedera dalam laga J-League melawan Vissel Kobe pada tanggal 21 Mei. Dengan cederanya Walsh, lini belakang Indonesia kehilangan satu pilar penting saat menghadapi dua laga penentu.

Meski dihadapkan pada keterbatasan, semangat Skuad Garuda tak surut. Kapten Timnas, Jay Idzes, menyatakan bahwa persiapan tim berjalan positif selama di Bali.

“Ini adalah pertandingan pertamaku bersama Timnas, dan saya merasakan atmosfer yang sangat baik. Latihan berlangsung intens dan kami sudah cukup lama bersama. Itu membuat kami semakin kompak,” ujar Jay.

Menurut Jay, dua laga tersisa sangat menentukan arah perjalanan skuad Merah Putih. Kemenangan atas Tiongkok bisa membuka jalan menuju babak keempat dan sekaligus menyingkirkan rival langsung tersebut. Tambahan tiga poin juga akan menjadi modal berharga saat melawat ke Jepang.

“Pertandingan melawan Tiongkokmenjadi krusial. Kami harus fokus penuh dan memberikan segalanya di lapangan,” ujar Jay.

Di atas kertas, Indonesia butuh kemenangan dan berharap pada hasil laga lain. Jika Bahrain berhasil menundukkan Arab Saudi, maka posisi Indonesia di empat besar akan kian aman. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.