Orang Miskin di Pekalongan Dibantu Memiliki Rumah
Minggu, 02 Agu 2026, 12:30 WIBPEKALONGAN â Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan miskin akan dibantu Pemerintah Kabupaten Pekalongan memiliki rumah Pemkab berkomitmen memfasilitasi kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah layak huni.
Ini dilakukan melalui kebijakan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi penerima KPR Sejahtera.
Pelaksana Tugas Bupati Pekalongan Sukirman di Pekalongan, Minggu, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung program 3 juta rumah yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia.
"Program tersebut menjadi langkah pemerintah untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui skema pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau," katanya.
Menurut dia, nilai fasilitas yang diberikan mencapai sekitar Rp3 miliar untuk 727 wajib pajak. "Ini adalah bentuk dukungan nyata kami agar masyarakat semakin mudah memiliki rumah layak huni," katanya.
Ia mengatakan dukungan pemerintah daerah tidak berhenti pada pemberian insentif administrasi tetapi sejumlah program peningkatan kualitas hunian termasuk rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan penyediaan rumah bersubsidi akan terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
"Kami akan terus memperkuat berbagai program di bidang perumahan mulai dari pembebasan BPHTB, pembangunan RTLH, penyediaan rumah bersubsidi hingga program-program lain yang berpihak kepada masyarakat. Tujuannya agar semakin banyak warga yang dapat tinggal di rumah yang layak dan nyaman," katanya.
Menurut dia, keberhasilan program perumahan nasional juga membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pengembang, dan perbankan.
"Oleh karena itu, kami akan terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas pembangunan rumah bersubsidi di daerah ini," katanya.
- Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)
- Batik pekalongan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
2.539 Rumah BSPS untuk Tangerang! Alokasi Terbesar se-Banten 2026
-
Pemkot Jaksel Ubah Pasar Minggu jadi Lahan Sawah, Tanam Padi Pakai Galon Bekas
-
Pemkot Pariaman Gelar Fun Bike, Trabas, dan Festival Sate Piaman untuk Genjot Pariwisata
-
Festival Depok Heritage 2026 Digelar, Sejarah Kota Tak Lagi Sekadar Kenangan
-
Pemerintah Didesak Percepat Pansel DK Baru OJK Awasi Bursa Mineral
-
Tangsel Buka Posko aduan SPMB 2026, Setiap Tahun Keluhannya Pendaftaran Daring Kacau
-
TPA Open Dumping Sarang “Hantu Belang”
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.