Bupati Malinau Ajak Warga Berperan Aktif Lestarikan Bahasa Daerah

Minggu, 02 Agu 2026, 12:58 WIB

MALINAU – Bupati Malinau, Wempi W Mawa, mengajak masyarakat di wilayah setempat untuk berperan aktif melestarikan dan mewariskan bahasa daerah kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh arus modernisasi.

“Bahasa daerah harus terus digunakan dan diwariskan kepada anak-anak,” ujarnya di Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu (01/8).

Ket. Foto: Bupati Malinau Wempi W Mawa ketika mengajak anak-anak untuk berbahasa daerah sebagai bagian melestarikan budaya bangsa dalam Rapat Kerja Kerukunan Keluarga Besar Bangen Tavai Kaltim-Kaltara di BPU Desa Setarap, Kecamatan Malinau Selatan Hilir, Kamis, (30/7/2026) malam.  — Sumber: ANTARA

Pernyataan itu disampaikan di hadapan peserta Rapat Kerja Kerukunan Keluarga Besar Bangen Tavai Kalimantan Timur-Kalimantan Utara (Kaltim-Kaltara) di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Setarap, Kecamatan Malinau Selatan Hilir, Kamis, (30/7) malam.

Menurutnya organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan, khususnya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pelestarian budaya, serta penguatan nilai-nilai persatuan.

‎”Budaya adalah kita, dan kita adalah budaya itu sendiri. Jika kita tidak menghargai, menjaga, dan mewariskannya kepada generasi muda, maka tidak ada orang lain yang akan melestarikannya untuk kita,” katanya.

Ia berpesan kepada Kerukunan Keluarga Besar Bangen Tavai Kaltim-Kaltara agar menjadi pemersatu bangsa dalam melestarikan adat dan budaya yang beragam sebagai kekayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Organisasi ini harus menjadi alat pemersatu untuk terus bergandengan tangan, memperkuat sinergi antara organisasi, pemerintah, lembaga adat dan masyarakat demi mewujudkan keluarga besar Bangen Tavai yang lebih maju, mandiri dan sejahtera tanpa meninggalkan nilai-nilai adat, budaya dan persaudaraan," katanya.

‎Ketua Kerukunan Keluarga Besar Bangen Tavai, Maylenty menyampaikan bahwa rapat kerja ini bertujuan memperkuat kerukunan keluarga besar Bangen Tavai melalui penguatan ekonomi, pemberdayaan sumber daya manusia, pelestarian budaya, serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui berbagai forum diskusi dan pelatihan.

“Rapat kerja yang berlangsung beberapa hari ini kita harapkan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis sebagai arah kebijakan organisasi dalam memperkuat kontribusi Keluarga Besar Bangen Tavai terhadap pembangunan masyarakat di Kaltim-Kaltara,” ujarnya.

  • Bupati Malinau
  • Pelestarian Bahasa Daerah

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.