Jepang-Filipina Perkuat Kerja Sama Pertahanan di Laut Tiongkok Selatan

Senin, 02 Jun 2025, 08:40 WIB

JAKARTA - Jepang dan Filipina sepakat meningkatkan kolaborasi antara pasukan pertahanan kedua negara dalam menghadapi ketegasan Tiongkok di Laut Tiongkok Timur dan Laut Tiongkok Selatan.

Menteri Pertahanan Jepang Jenderal Nakatani dan mitranya dari Filipina Gilberto Teodoro, yang bertemu di sela-sela forum keamanan Asia di Singapura, Minggu (1/6), juga sepakat untuk mempromosikan kerja sama ekspor senjata dan menjaga komunikasi yang erat antara otoritas pertahanan kedua negara.

Ket. Foto: Kapal Angkatan Laut Filipina dan AS berlayar bersama di sebelah barat Palawan, sebuah pulau di Filipina, pada September 2023. — Sumber: Kyodo/Angkatan Laut Filipina

Menyambut kemajuan dalam kerja sama bilateral, Teodoro mengatakan di awal pembicaraan bahwa Jepang adalah landasan untuk menjaga ketertiban di kawasan tersebut.

Pembicaraan tersebut berlangsung setelah kesepakatan keduanya yang dicapai di Manila pada Februari lalu untuk meluncurkan dialog strategis guna mengintensifkan kerja sama dan menyiapkan kerangka kerja tingkat tinggi untuk mempromosikan kerja sama peralatan dan teknologi pertahanan lebih lanjut.

Hubungan keamanan antara Jepang dan Filipina -- keduanya sekutu utama AS -- menjadi semakin erat dalam dalam beberapa tahun terakhir, dengan tingginya ketegangan di Tiongkok Selatan, tempat Manila dan Beijing terlibat dalam sengketa teritorial. 

Kapal-kapal Tiongkok bentrok dengan kapal-kapal Filipina di dekat beting yang disengketakan di Laut Tiongkok Selatan dan berulang kali memasuki perairan di sekitar Kepulauan Senkaku yang tidak berpenghuni yang dikendalikan oleh Jepang di Laut Tiongkok Timur.

Tokyo memasok Filipina dengan sistem radar pengawasan udara pada 2023. Produk pertahanan itu menjadi yang pertama yang diekspor oleh Jepang sejak pelonggaran larangan perdagangan senjata yang telah lama berlaku pada 2014.

Jepang juga telah memutuskan untuk menyediakan sistem radar pesisir kepada negara Asia Tenggara tersebut di bawah program bantuan keamanan baru yang diluncurkan pada 2023 untuk mendukung militer negara-negara yang berpikiran sama.

Nakatani juga mengadakan pembicaraan terpisah dengan Menteri Pertahanan Australia Richard Marles. Keduanya sepakat untuk meningkatkan kerja sama keamanan dengan Amerika Serikat dan negara-negara lain yang berpikiran sama untuk memastikan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.