Kamboja Turunkan Proyeksi Pertumbuhan PDB Imbas Sektor Wisata dan Pertanian Lesu

Kamis, 20 Agu 2026, 01:02 WIB

PHNOM PENH - Kamboja kembali menurunkan perkiraan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) 2026 menjadi 4,1 persen, turun dari proyeksi 4,2 persen pada Mei dan perkiraan awal sebesar 5 persen.

Angka-angka yang telah direvisi tersebut dimuat dalam laporan tinjauan pertengahan tahun yang dirilis oleh Kementerian Ekonomi dan Keuangan Kamboja pada Rabu (19/8).

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Menurut laporan tersebut, perlambatan ekonomi disebabkan oleh kenaikan harga bahan bakar yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah, sengketa perbatasan dengan Thailand, serta dampak berkepanjangan dari masalah penipuan daring.

Ekonomi Kamboja sangat bergantung pada pertanian, pariwisata, real estat, konstruksi, serta ekspor pakaian, alas kaki dan perlengkapan perjalanan.

Menurut laporan tersebut, pertumbuhan secara keseluruhan yang sedikit lebih rendah dari perkiraan disebabkan oleh pertumbuhan sektor pertanian dan pariwisata yang berada di bawah ekspektasi serta sedikit perlambatan di sektor pakaian.

Sebaliknya, sektor perdagangan grosir dan eceran, keuangan, serta konstruksi dan real estat masih sejalan dengan perkiraan awal, menurut laporan tersebut. Laporan itu juga menyebut sektor manufaktur non-garmen yang didorong oleh ekspor sebagai titik terang, sementara revisi ke atas diperkirakan akan memperkuat kinerja ekonomi negara itu secara keseluruhan hingga akhir 2026. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.