RUPTL PLN Buka Peluang Investasi Rp.2.133 triliun. Banyak untuk EBT
Kamis, 29 Mei 2025, 12:22 WIBJAKARTA-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengatakan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT. PLN (Persero) 2025-2034 membuka peluang investasi ribuan triliun rupiah.
"Dari sisi pendanaan, RUPTL ini bisa membuka peluang investasi mencapai Rp2.133,7 triliun. Sebesar 1.341,8 triliun rupiah dialokasikan untuk EBT melalui skema IPP (Independent Power Producer) dan 340,6 triliun rupiah berasal dari investasi PLN,"ungkap Bahlil di Jakarta awal pekan ini.
Tidak hanya itu, implementasi dokumen ini diharapkan menciptakan lapangan kerja hijau. Dari total kebutuhan 836.696 tenaga kerja di sektor pembangkitan, lebih dari 760 ribu bekerja di segmen green jobs.
"Lebih daripada 91 persen Green job. Kira-kira ini supaya anak-anak muda kita bisa masuk," jelas Bahlil.
RUPTL PLN 2025 - 2034 telah menetapkan penambahan kapasitas pembangkit listrik sebesar 69,5 Giga Watt (GW). Dari total tersebut, 76% atau sekitar 52,9 GW bersumber dari Energi Baru Terbarukan (EBT) dan sistem penyimpanan energi (storage). Proporsi EBT mencapai 42,6 GW (61 %), storage 10,3 GW (15 %), dan sisanya 16,6 GW (24 %) berasal dari pembangkit fosil.
Rinciannya, kapasitas EBT terbagi atas PLTS 17,1 GW, PLTA 11,7 GW, PLTB 7,2 GW, PLTP 5,2 GW, bioenergi 0,9 GW, dan pengenalan PLTN sebesar 0,5 GW. Penambahan ini akan tersebar di Sumatera (9,5 GW), Jawa-Madura-Bali (19,6 GW), Sulawesi (7,7 GW), Kalimantan (3,5 GW), serta Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara (2,3 GW).
Perkuat Infrastruktur
Sementara itu, PT PLN (Persero) menyatakan komitmen penuhnya dalam merealisasikan RUPTL PLN 2025-2034 sesuai arahan Menteri ESDM. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, berkomitmen untuk mempercepat dan memperkuat infrastruktur kelistrikan berbasis energi terbarukan.
"Sebagai Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di sektor ketenagalistrikan, PLN siap melaksanakan arahan pemerintah melalui Kementerian ESDM dalam menjalankan RUPTL 2025-2034. Untuk itu kami berkomitmen untuk mempercepat proyek energi terbarukan melalui kolaborasi dengan investor dan stakeholder," ujar Darmawan.
Ia optimistis implementasi RUPTL ini juga akan turut berkontribusi pada peningkatan daya beli masyarakat dan menekan angka pengangguran, sehingga akan berdampak kepada pertumbuhan ekonomi.
"Melalui RUPTL ini, PLN tak hanya menjalankan mandat transisi energi dan komitmen Indonesia dalam Paris Agreement menuju Net Zero Emissions, kami juga ingin berkontribusi nyata dalam pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja hijau, dan pengentasan kemiskinan," pungkas Darmawan.
- Energi Baru dan Terbarukan (EBT)
- RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik)
- PLN Group
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
- Peluang Investasi
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Disaksikan Prabowo: Menteri Bahlil Teken Tiga Perjanjian dengan Korea
-
Arus Mudik Dimanfaatkan Penjahat untuk Menyelundupkan Satwa Dilindungi
-
RI Ketiban Rezeki! Ditemukan Cadangan Gas Raksasa Setara Miliaran Barel di Blok Ganal Kaltim
-
Duolingo Gandeng Niki Ubah Lirik Lagu 'Backburner' Jadi Cara Seru Belajar Bahasa Inggris
-
Sepakati Investasi USD20 Miliar, Bahlil Percepat Proyek Masela
-
Harga Minyak Melonjak, Menteri Bahlil Tegaskan: Tak Ada Kenaikan Harga BBM Bersubsidi
-
Bantu Warga, Pemkab Bekasi Distribusikan Ribuan Paket Pangan Subsidi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.