Raja Charles Puji Kanada Negara 'Kuat dan Bebas' di Tengah Ancaman Aneksasi Trump
📅 Rabu, 28 Mei 2025, 14:45 WIB | Oleh: Lili Lestari"Anda melihat antusiasme terhadap lembaga kami," kata Carney kepada wartawan, sambil menunjuk ke kerumunan orang yang bersorak-sorai yang menunggu kedatangan raja. "Kedaulatan kami kuat."
"Pidato dari tahta" Raja Charles merupakan pidato pertama yang disampaikan oleh seorang raja dalam hampir setengah abad. Pidato tersebut disampaikan oleh ibu Charles, mendiang Ratu Elizabeth II, pada tahun 1957 dan 1977.
"Dalam hal simbolisme, ini luar biasa," kata Felix Mathieu, seorang profesor politik di Universitas Quebec di Outaouais.
Peristiwa hari Selasa, kata Mathieu, merupakan pesan kepada Trump untuk menunjukkan kepadanya bahwa "Kanada tidak sendirian dalam perjuangan ini."
Sebaiknya Anda baca juga:
Carney telah berjanji untuk mengawasi transformasi ekonomi Kanada yang terbesar sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua agar negara tersebut mampu "menghadapi" Trump.
Charles mengatakan dalam pidatonya bahwa Kanada juga akan "membangun aliansi baru" dan mencari "mitra dagang dan sekutu yang dapat diandalkan di seluruh dunia," sambil berinvestasi kembali dalam pertahanan militer dan Arktiknya.
"Kanada siap membangun koalisi negara-negara yang memiliki pemikiran serupa yang berbagi nilai-nilainya, yang percaya pada kerja sama internasional dan pertukaran barang, jasa, dan ide yang bebas dan terbuka," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!