Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Siapkan Pelabuhan Makassar Jadi Hub Ekspor-Impor Kawasan Timur

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Siapkan Pelabuhan Makassar Jadi Hub Ekspor-Impor Kawasan Timur Doc: Antara
Ket. Sekretaris Jenderal Kemenhub Antoni Arif Priadi (kanan), Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Carmelita Hartoto (kiri), dalam jumpa pers seusai pembukaan Indonesia Maritime Week 2025 di Jakarta, Senin (26/5).

Jakarta - Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubunga Antoni Arif Priadi menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Pelabuhan Makassar di Provinsi Sulawesi Selatan sebagai hub ekspor-impor guna mempercepat distribusi barang dan menekan biaya logistik dari kawasan timur Indonesia.

Antoni mengatakan Pelabuhan Makassar disiapkan sebagai hub ekspor-impor untuk menekan biaya logistik dari wilayah Indonesia timur dan memangkas jalur distribusi yang selama ini melewati Jakarta.

"(Pelabuhan) Makassar itu saat ini logistik yang tadi disampaikan agak sedikit costly, karena barang dari timur itu biasanya masuk dulu ke Jakarta atau Surabaya baru diekspor," kata Antoni dalam jumpa pers seusai pembukaan Indonesia Maritime Week 2025 di Jakarta, Senin (26/5).

Dia menyampaikan Makassar kini mampu menangani hingga 2 juta TEUs per tahun, memungkinkan ekspor langsung ke negara tujuan seperti China tanpa transit di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta atau Surabaya, sehingga mempercepat waktu pengiriman.

Langkah itu menurutnya akan menurunkan biaya logistik secara signifikan dan meningkatkan daya saing produk dari wilayah timur Indonesia yang sebelumnya terbebani jalur pengiriman berputar.

"Itu akan memotong banyak waktu dan tentu costnya pasti akan turun," jelasnya.

Antoni juga menyebut bahwa rencana tersebut sudah jalan, hanya saja, dirinya tidak mau mengumbar lebih dalam rencana ini kepada para pelaku usaha. Pasalnya, dengan kebijakan ini, maka pelaku usaha atau kompetitor lainnya bisa mengubah rencana ekspor-impor di Indonesia.

"Targetnya sekarang sudah jalan, cuma nggak boleh rame-rame, kenapa? Pasti nanti akan ada kompetitor yang merubah strateginya lagi," bebernya.

Selain itu, Antoni mengatakan bahwa pemerintah juga menetapkan Pelabuhan Benoa, Bali jadi hub wisata bahari atau Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). Nantinya, dalam penepatan itu, BMTH akan melayani kapal-kapal pesiar yang bisa bersandar di Pelabuhan Benoa.

"Kapal pesiar sudah mulai masuk ke Benoa dan fasilitasnya sudah berstandar internasional dan kita juga sedang kembangkan di bawah pelabuhan tapi hub pintu masuknya di Benoa," ucap dia.

Di tempat yang sama Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Carmelita Hartoto menilai industri maritim di Indonesia saat ini telah maju bahkan bisa menjadi hub maritim di Asia.

Menurut dia, pemerintahan saat ini mengedepankan kerja sama dengan swasta atau kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

"Kepimpinan Prabowo Subianto, Indonesia Maritime Industry sudah maju sekali, beliau telah memprioritaskan infrastruktur maritim, mempromosikan maritim KPBU dan juga meningkatkan upaya kerja regulator dan investasi, baik untuk keamanan maritim dan juga sumber daya yang berkelanjutan," kata Carmelita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...

Pasar Waspadai Data AS

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Pasar Waspadai Data AS
Advertisement
Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.