Warga Russia Menjerit! Pembelian BBM Mulai Dijual Terbatas

Selasa, 23 Jun 2026, 16:48 WIB

ISTANBUL - Russia memberlakukan pembatasan sementara penjualan bahan bakar di beberapa wilayah pada Senin (22/6) di tengah tingginya permintaan, kata otoritas setempat.

Di wilayah Saratov, penjualan bensin kepada pelanggan individu akan dibatasi sementara hingga 30 liter (7,9 galon) per kendaraan mulai 23 Juni hingga 30 Juni, kata Gubernur setempat Roman Busargin di Telegram.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Natalia KOLESNIKOVA

"Langkah paksa ini diperlukan untuk mengurangi kehebohan yang tidak berdasar dan kemungkinan spekulasi di pasar bahan bakar," katanya.

Di wilayah Omsk, otoritas telah memberlakukan pembatasan sementara penjualan bensin dan solar di SPBU untuk mencegah "permintaan buatan di SPBU dan spekulasi," kata Gubernur setempat Vitaly Khotsenko di Telegram.

Di bawah pembatasan tersebut, bahan bakar hanya dapat diisi langsung ke tangki kendaraan, katanya, menambahkan bahwa pembelian dibatasi hingga 40 liter (10,5 galon) bensin dan 80 liter (21 galon) solar per kendaraan.

"Di SPBU jalan raya, batasnya adalah 40 liter bensin dan 200 liter (52,8 galon) bahan bakar diesel. Pembatasan ini tidak berlaku untuk LPG (gas minyak cair)," kata Khotsenko.

Di wilayah Voronezh, pembatasan sementara telah diberlakukan di SPBU Lukoil mulai 23 Juni. Menurut pernyataan pemerintah wilayah setempat, batas pembelian adalah 30 liter bensin dan 60 liter bahan bakar diesel per kendaraan, sedangkan di SPBU jalan raya batasnya adalah 60 liter (15,8 galon) bensin dan 200 liter bahan bakar diesel.

"Saat ini, persediaan AI-95, AI-92, dan bahan bakar diesel yang cukup masih tersedia di SPBU federal. Kekurangan stok sementara di SPBU tertentu disebabkan oleh masalah logistik dan peningkatan permintaan," kata otoritas daerah di Telegram.

Menyusul serangan drone Ukraina baru-baru ini terhadap kilang minyak Russia, beberapa fasilitas telah ditutup untuk pemeliharaan, sehingga mendorong Moskow untuk secara berkala memberlakukan pembatasan yang bertujuan untuk menstabilkan pasar bahan bakar domestik.

Selama pekan lalu, pembatasan penjualan bahan bakar juga diberlakukan di Krimea, yang dianeksasi Russia pada 2014, serta di wilayah Tver Russia.

Menurut otoritas setempat, bahan bakar di Krimea yang dianeksasi saat ini hanya dijual kepada instansi pemerintah, sementara di wilayah Tver, klien korporat dapat terus mengisi bahan bakar tanpa batasan.

Produsen minyak Russia, Tatneft, telah memberlakukan pembatasan sementara pada penjualan bensin dan solar di SPBU miliknya yang tersebar di seluruh negeri setelah Angkatan Pertahanan Ukraina mengeklaim bahwa serangan pesawat tak berawak pada 12 Juni menargetkan kilang TANECO di Nizhnekamsk, Tatarstan, bagian dari grup Tatneft.

Awal bulan ini, Staf Umum Ukraina mengeklaim bahwa pasukannya telah menyerang 16 kilang minyak dan terminal bahan bakar utama Russia, yang menyebabkan lebih dari 30 persen kapasitas penyulingan tidak beroperasi. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.