Inovasi Top Pelajar Bengkulu, SMK 6 Mampu Menghasilkan Minyak Goreng

Selasa, 27 Mei 2025, 15:23 WIB

BENGKULU -SMK Negeri 6 Kota Bengkulu akan mampu menghasilkan minyak goring. Maka, Pemerintah Provinsi Bengkulu segera membangun pabrik minyak goreng di SMK 6 tersebut. Pabrik diberi nama “Minyak Goreng Bumi Merah Putih.”

"Nanti kita akan bangun pabrik di sekolah ini. Segera urus hak patennya. Pemasarannya akan dilakukan langsung oleh Gubernur Bengkulu," kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat meluncurkan produk Minyak Goreng Bumi Merah Putih di SMK Negeri 6 Bengkulu, Selasa.

Ket. Foto: smk 6 — Sumber: ist

Menurut Gubernur nantinya masyarakat Bengkulu bisa menikmati minyak goreng hasil produksi daerah sendiri. Produk minyak goreng buatan lokal tentunya harganya bisa lebih terjangkau, dan juga meningkat nilai komoditas sawit unggulan daerah.

Ia mengatakan, dengan berdirinya pabrik minyak goreng di Bengkulu, tentu akan menyerap hasil produksi petani sawit Bengkulu. Penyerapan yang tinggi pada sawit masyarakat, akan membuat harga tandan buah segar (TBS) menjadi lebih baik dan stabil.

"Saya juga sudah berkoordinasi dengan pengusaha untuk jalur distribusinya, tidak hanya di Sumatera, tetapi juga sampai pulau Jawa bahkan dunia. Jangan mengaku Indonesia kalau belum pakai minyak goreng Bumi Merah Putih," kata Helmi.

Gubernur Bengkulu secara resmi meluncurkan produk Minyak Goreng Bumi Merah Putih yang di produksi SMK Negeri 6 Kota Bengkulu, saat momen Gebyar SMK, Selasa 27 Mei.

Helmi mengatkan, hadirnya Minyak Goreng Bumi Merah Putih ini akan mewarnai perekonomian Bengkulu begitu juga dukungan pendirian pabrik minyak di SMKN 6 Kota Bengkulu, sehingga dapat diproduksi dalam jumlah besar.

Dengan diluncurkannya minyak Goreng Bumi Merah Putih ini, SMKN 6 Kota Bengkulu ditetapkan sebagai juara 1 sekolah inovatif dan berhak atas hadiah sebesar Rp 1 miliar.

"Maka saya umumkan pemenang sekolah inovatif juara satunya jatuh kepada SMKN 6 Kota Bengkulu. Hadiahnya satu miliar rupiah, silakan digunakan untuk pembangunan sekolah," kata Helmi.

Gebyar SMK dapat memperkenalkan kepada masyarakat luas tentang potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia, serta potensi lainnya di Bumi Merah Putih ini.

Kegiatan itu memperkenalkan produk-produk Bengkulu yang diciptakan oleh peserta didik dan guru SMKN 6 Kota Bengkulu dan SMK lainnya yang ada di Bengkulu.

Tidak hanya Minyak Goreng Bumi Merah Putih, siswa SMK juga memperkenalkan produk lain seperti permen rasa kopi, saos tomat, saos sambal, sarden, sabun cair, sabun batangan, sampo mobil, dan semir ban.

"Lulusan SMK adalah aset berharga bagi Provinsi Bengkulu. Saya yakin, dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki, dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan di berbagai bidang. Pemerintah daerah sangat terbuka dan mendorong untuk menjalin kerja sama dengan lulusan SMK yang berada di Bengkulu," ucap Helmi.

Ia juga berharap peserta didik dan tenaga pendidikan di jenjang SMK, SMA dan SLB dapat mengemban tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab, sehingga dapat meningkatkan kinerja dan terus berkarya untuk mengharumkan nama baik sekolah dan Provinsi Bengkulu.

"Mari kita bangun ekosistem pendidikan vokasi yang kuat, yang tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga menghasilkan produk, membuka lapangan kerja dan menjawab kebutuhan pasar secara nyata," ujarnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.