Berpotensi Koreksi Lanjutan Hari Ini (27/5)
Selasa, 27 Mei 2025, 08:10 WIBJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan koreksinya, hari ini (27/5). Pergerakan IHSG bakal dipenngaruhi sentimen global, terutama sikap investor menantikan petunjuk baru dari arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed).
VP Marketing, Strategy and Planning Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi melihat pasar masih akan wait and see alias menunggu rilis risalah rapat dewan kebijakan The Fed atau Federal Open Market Committee (FOMC) pekan ini. Menurutnya, The Fed masih sensitif terhadap pasar saham, terlebih jika adanya peluang besar pemangkasan suku bunga.
Karenanya, Audi memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Selasa (27/5), bergerak mixed cenderung tertekan di rentang support 7.110 dan resistance 7.250.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (26/5) sore, ditutup melemah 25,81 poin atau 0,36 persen ke posisi 7.188,35, mengikuti pelemahan mayoritas bursa saham kawasan Asia.
âIHSG dan bursa regional Asia terpantau melemah pada awal pekan, meskipun Presiden AS Donald Trump memperpanjang batas waktu pemberlakuan tarif sebesar 50 persen terhadap Uni Eropa. Kebijakan ini sempat meredakan ketegangan perdagangan jangka pendek,â ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus di Jakarta.
Presiden AS Trump berencana menerapkan tarif sebesar 50 persen terhadap produk dari Eropa mulai 1 Juni 2025. Namun, setelah melakukan diskusi dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, keputusan tersebut ditunda hingga 9 Juli 2025.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Menpar Puji Bukittinggi dan Jam Gadang, Siap Dorong Wisata ke Kancah Internasional
-
IHSG Sepanjang 2026 Ambles 30 Persen Lebih, Gejolak Global Guncang Kepercayaan Investor
-
IHSG Hari Ini Menguat Mengikuti Bursa Asia dan Global
-
Kemenkum: Penggunaan Lagu Tema Ajang Olahraga Wajib Patuhi Hak Cipta
-
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat, Pasar Cermati Arah Moneter Global di Tengah Konflik AS-Iran
-
IHSG Hari Ini Berpotensi Volatil di Tengah Sikap Wait and See Pertemuan The Fed
-
Alarm Pasar Saham: IHSG Anjlok Nyaris 20% Sepanjang 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.