Jaksel keruk lumpur dan sampah di Kali Jelawe untuk antisipasi banjir

Jumat, 23 Mei 2025, 15:50 WIB

Jakarta -- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengeruk lumpur dan sampah di Kali Jelawe segmentasi Jalan Hang Lekiu IV, RW 04, Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, untuk mengantisipasi banjir.

"Memang warga di sini mengeluhkan lingkungannya sering tergenang saat curah hujan tinggi," kata Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar saat meninjau pengerukan lumpur di lokasi tersebut di Jakarta, Jumat.

Ket. Foto: Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar meninjau kegiatan keruk lumpur di Kali Jelawe segmentasi Jalan Hang Lekiu IV, RW 04, Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (23/5). — Sumber: ANTARA/Luthfia Miranda Putri

Dia mengatakan, dengan adanya genangan saat hujan di lokasi itu, pihaknya mengambil langkah cepat dengan melakukan pengerukan sendimen lumpur dan sampah di Kali Jelawe ini.

Anwar mengatakan, upaya mengatasi genangan dan banjir akan terus dioptimalkan dengan langkah-langkah cepat dan terukur, terutama melalui pengerukan saluran mikro dan makro.

Ia menambahkan, pengerukan akan menyasar segmen lainnya di sepanjang Kali Jelawe hingga ke area yang berbatasan dengan lapangan golf di wilayah Senayan, Kecamatan Kebayoran Lama.

Dia mengharapkan pengerukan ini bisa mengatasi permasalahan genangan di lokasi tersebut. "Sebab kalau sudah terjadi genangan, bukan hanya warga setempat yang terdampak, melainkan warga yang melintasi akses jalan juga merasakan dampaknya," ujarnya.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo menjelaskan, pengerukan Kali Jelawe dilakukan sepanjang 192 meter dengan lebar 2,5 meter dan kedalaman satu meter.

Untuk percepatan pengerjaan, pihaknya juga mengerahkan dua ekskavator. "Pengerukan di Kali Jelawe dengan volume 320 meter kubik dimulai hari ini dan ditargetkan tuntas dalam tiga pekan," katanya.

Kegiatan dilakukan dengan mengerahkan 150 personel gabungan dari unsur SDA, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan Dinas Lingkungan Hidup.

Dia juga mengingatkan warga untuk bisa berkontribusi menjaga kebersihan saluran mikro dan makro dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Sampah-sampah ini bisa menghambat aliran air dan yang mengendap memicu terjadinya pendangkalan. Ayo sama-sama kita jaga kebersihan saluran hingga kali," katanya.

Ketua RT 06/04, Kelurahan Gunung, Sri Nengsih mengapresiasi gerak cepat yang diambil Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) setempat yang sudah menindaklanjuti permohonan warga untuk mencegah terjadinya genangan.

"Senang rasanya karena yang menjadi keluhan kita semua di sini sudah ditindaklanjuti. Memang kemarin sempat terjadi genangan yang cukup tinggi di lingkungan warga sini," ujar Sri.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.