Garnacho Galau Soal Masa Depan Usai Dicadangkan di Final Liga Europa
Jumat, 23 Mei 2025, 08:00 WIBMANCHESTER â Alejandro Garnacho membuka kemungkinan hengkang dari Manchester United setelah tidak masuk starting XI dalam laga final Liga Europa yang berakhir dengan kekalahan 0-1 dari Tottenham Hotspur, Kamis (22/5) dini hari WIB di Bilbao.
Pemain berusia 20 tahun itu sebelumnya selalu menjadi andalan sepanjang fase gugur Liga Europa musim ini. Namun dalam laga final, manajer Ruben Amorim justru memilih Mason Mount sebagai starter. Garnacho baru masuk saat laga tersisa 19 menit ketika MU tengah berupaya mencari gol penyama.
âSejak awal fase gugur, saya selalu bermain di setiap pertandingan. Tapi kali ini saya cuma bermain 20 menit⦠saya tidak tahu,â ucap Garnacho.
âKami tidak mengalahkan siapa pun di liga. Kami kekurangan banyak hal. Kalau tidak mencetak gol, Anda pasti akan selalu butuh lebih,â tambahnya.
Kekalahan dari Spurs menutup musim paling suram dalam sejarah Liga Inggris bagi Setan Merah. Mereka dipastikan finis di peringkat 16 klasemen dan gagal tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Ketidakpastian masa depan Garnacho kembali mencuat. Pada bursa transfer Januari lalu, dia sempat dikaitkan dengan kepindahan ke Napoli dan Chelsea setelah dicoret dari skuad yang menghadapi Manchester City pada bulan Desember.
âSaya rasa pertandingan final ini akan memengaruhi (keputusan saya), tapi seluruh musim ini dan situasi klub juga akan jadi pertimbangan,â ujarnya. âSaya akan mencoba menikmati liburan musim panas dan melihat apa yang terjadi setelahnya.â
Sinyal ketidakpuasan juga datang dari pihak keluarga. Sang kakak, Roberto Garnacho, menyindir keputusan Amorim lewat media sosial dengan menulis bahwa adiknya telah "dikorbankan".
Amorim sendiri membela keputusannya dengan menyebut Mason Mount tampil gemilang di semifinal, termasuk mencetak dua gol saat menghadapi Athletic Bilbao.
âBerapa kali kita sudah membahas hal seperti ini, dan hasilnya malah sebaliknya? Beberapa pemain seperti Mount, ketika masuk melawan Bilbao, justru mengubah jalannya pertandingan,â kata Amorim.
âSiapa yang melewatkan peluang besar di babak pertama saat melawan Bilbao? Ya, Garnacho. Sekarang tentu mudah untuk membicarakan banyak hal, tapi semua keputusan kami ambil berdasarkan apa yang terbaik untuk tim.â
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Manchester United Terpukul, Stuttgart Hapus Klausul Rilis Angelo Stiller di Tengah Pencarian Pengganti Casemiro
-
MU Bisa Kerepotan Hadapi Leeds
-
Marcus Rashford Buka Suara soal Masa Depannya di Barcelona usai Juara La Liga
-
Carrick Redam Isu Bek Baru, De Ligt Tunjukkan Sinyal Kebangkitan
-
Man United Selangkah Lagi Sepakati Transfer Ederson dari Atalanta, Segini Nilainya!
-
Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional untuk Tingkatkan SDM
-
Manchester United Finis di Peringkat Tiga Usai Kalahkan Forest 3-2
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.