Tanam Pohon Akan Jadi Kebiasaan Baru di IKN untuk Menuju Kota Hutan Berkelanjutan

Kamis, 22 Mei 2025, 03:09 WIB

KALIMANTAN TIMUR - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyebut penanaman pohon merupakan bagian kebiasaan baru secara konsisten dilakukan di IKN berlokasi pada sebagian wilayah. Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), untuk menuju kota hutan berkelanjutan.

“Tanam pohon kebiasaan baru yang konsisten dilakukan di IKN sebagai upaya nyata menuju kota hutan berkelanjutan,” ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono usai penanaman pohon bersama Real Estat Indonesia (REI) di Sepaku, Penajam Paser Utara, beberapa hari lalu.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

Rombongan REI berkunjung ke IKN dalam rangkaian hari jadi asosiasi pengembang dan properti itu ke-53, salah satu agenda utama penanaman 800 bibit pohon di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Kepala Otorita IKN mengajak seluruh peserta untuk aktif menanam pohon demi mendukung terciptanya lingkungan hijau di IKN. “Kegiatan dalam kunjungan itu jadi simbol dukungan REI terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan di IKN,” katanya.

Basuki Hadimuljono juga berkesempatan memberikan penjelasan peluang investasi di IKN, kepada lebih kurang 1.000 peserta REI dari berbagai wilayah Indonesia yang ikut berkunjung ke ibu kota Indonesia itu.

Kegiatan penanaman pohon, menurut Ketua Umum DPP REI Joko Suranto, memiliki makna spiritual dan tanggung jawab antargenerasi.

“Menanam pohon merupakan cara menyayangi bumi dan anak cucu, serta sebagai sedekah karena pohon yang ditanam dan dirawat menghasilkan udara dapat menjadi kebahagiaan makhluk hidup dan Indonesia,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Otorita IKN mengajak anggota Real Estat Indonesia (REI) mengambil bagian dalam penyediaan beragam jenis hunian komersial maupun subsidi di IKN. “Peluang investasi di IKN masih terbuka luas, khususnya pengembangan ekosistem hunian,” ujar Basuki.

“Jadi, kami dorong anggota REI ambil bagian penyediaan hunian komersial maupun subsidi, termasuk yang dikembangkan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU),” tambahnya.

IKN terbuka bagi seluruh pihak, termasuk bagi asosiasi pengusaha properti seperti REI, berpartisipasi dalam pembangunan berbagai sektor strategis, khususnya hunian dan kawasan komersial, karena keterlibatan sektor swasta memiliki peran sangat penting dalam pembangunan IKN.

Pembangunan diarahkan mendukung kebutuhan aparatur sipil negara dan pejabat negara yang akan bertugas di Nusantara, khususnya mendukung ekosistem kantor yudikatif dan legislatif yang akan segera dibangun.

Kehadiran REI diharapkan dapat menandai peran aktif sektor swasta, jelas Basuki Hadimuljono, dalam membangun sejarah baru bangsa Indonesia di Nusantara. Ant/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.