Pemkot Makassar dan BBPJN Bahas Percepatan Sambungan Air PDAM

Kamis, 22 Mei 2025, 22:50 WIB

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan melakukan pertemuan strategis membahas percepatan akses sambungan air bersih dari PDAM khususnya di wilayah utara dan timur kota.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Makassar, Kamis (22/5), mengatakan kebutuhan air bersih di wilayah timur dan utara kota sebagai salah satu prioritas pembangunan tahun pertama kepemimpinannya.

Ket. Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima kunjungan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan membahas percepatan akses sambungan air bersih dari PDAM kota Makassar, Kamis (22/5/2025). — Sumber: ANTARA

"Ada dua titik penting yang sedang kita fokuskan, yakni di Tallo dan Parangloe. Ini untuk menjawab kebutuhan air di wilayah timur dan juga utara kota," ujarnya.

Munafri mengatakan pertemuan dengan BBPJN membahas sejumlah kendala teknis di lapangan, terutama terkait penempatan jaringan pipa pada badan jalan nasional.

Serta menyepakati solusi agar proses distribusi air bersih bisa segera berjalan tanpa mengganggu infrastruktur jalan yang sudah ada.

"Salah satu penyesuaian penting adalah pergeseran jalur pipa dari bahu jalan ke bawah saluran, demi keamanan dan kemudahan perbaikan," katanya.

Sementara, Kepala BBPJN Sulawesi Selatan Asep Syarif Hidayat menyampaikan komitmennya untuk terus menjaga sinergi dengan Pemerintah Kota Makassar dalam penataan infrastruktur.

Termasuk dalam pemanfaatan lahan dan pembangunan jaringan air bersih oleh PDAM.

“Alhamdulillah, sinergi selama ini baik. Kami bertanggung jawab dalam hal infrastruktur. Kami tidak melarang pemanfaatan, asalkan mengikuti regulasi yang berlaku," ujar dia.

Asep juga menambahkan bahwa proses dapat dilanjutkan jika pihak PDAM menyelesaikan jaminan pelaksanaan pekerjaan serta izin prinsip.

Permohonan perizinan terkait proyek PDAM di Makassar telah diterima dan sedang dalam proses evaluasi.

Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan program percepatan distribusi air bersih dapat segera terealisasi untuk warga di daerah tersebut, terutama memasuki musim kemarau.

"Jadi tinggal metode kerja yang akan kita bahas bersama," ucapnya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Andrea Bocelli Gelar Konser di Borobudur dan Jakarta, Cek Harga Tiket dan Jadwalnya

Pestani Rawit Groo Festival: PT Petrokimia Gresik Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Cabai

Kemenbud, BRWA, dan AMAN Integrasikan Data 3.857 Komunitas Adat untuk Percepat Pengakuan Hak

MinyaKita Dijual Rp31 Ribu, Mobil GASING Keliling Batam Tekan Harga Sembako

Jakarta Jadi Kota dengan Udara Terburuk Kedua di Dunia, Data Real-time IQAir Catat AQI 161

Fantastis! Sindikat Pemalsuan Materai di Lima Provinsi Rugikan Negara Rp1,03 Triliun

BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri

Polda dan 22 Ormas se-Banten Gelar Apel Kamtibmas

Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya

Review Harusnya Horror: Hantu Wibu, Komedi, dan Kreator Konten dalam 106 Menit

Kapasitas Terpasang Panas Bumi Baru 11,6%, Bahlil: Jangan Tahan Konsesi!

Komisi XIII DPR Buka Peluang Bentuk Badan Khusus soal TPPO

Empat Pekerja Tewas Tertabrak Kereta di Jepang, Negara dengan Catatan Keselamatan KA Terbaik di Dunia

Gempa NTT, UMI Makassar Kirim Tim Medis dan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak

Ayam Tukong Kalbar Tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Indonesia

Brimob Polda Sumut Sediakan Dapur Lapangan bagi Warga Terdampak Bencana

Celios: Utang Swasta Melambat, Pemerintah Meningkat!

DPR: Pengalihan Status Guru PPPK Terobosan Tata Kelola Pendidikan

Dinas Kehutanan Kalsel Berupaya Keras Cegah Karhutla Meluas ke Hutan Lindung Liang Anggang

Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.