- Home
-
- Megapolitan
-
- Gubernur Pramono: Tak Ada ...
Gubernur Pramono: Tak Ada Penggusuran, Pendekatan Personal Diutamakan
Senin, 19 Mei 2025, 13:35 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung pengerukan Kali Cakung Lama di Jalan Rawa Indah, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (19/5). Kegiatan ini merupakan upaya konkret untuk mengatasi genangan air yang kerap melanda kawasan tersebut saat hujan deras.
âWilayah Pegangsaan Dua bisa tergenang hingga 30â40 cm saat hujan. Setelah ditelusuri, penyebab utamanya adalah Kali Cakung Lama yang belum dikeruk sejak lama,â ujar Gubernur Pramono, didampingi Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum dan Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat.
Gubernur Pramono menegaskan bahwa tidak akan ada penggusuran dalam proses pengerjaan ini. âProgresnya berjalan baik karena pendekatannya sangat personal. Ini yang membuat masyarakat menerima pengerjaan ini dengan baik,â katanya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyeluruh Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi banjir, terutama di wilayah-wilayah dengan sebaran genangan berulang, seperti Pegangsaan Dua. Data 2020â2025 menunjukkan wilayah ini termasuk dalam titik rawan genangan dengan tinggi air mencapai 15â40 cm.
Selain Cakung Lama, Pramono juga menyoroti pentingnya normalisasi Kali Ciliwung, yang menyumbang hampir 40 persen banjir di Jakarta. Ia berharap surat persetujuan dari Kementerian PUPR segera terbit, agar penataan sungai tersebut dapat segera dimulai dengan dukungan Kementerian ATR/BPN.
Plt. Kepala Dinas SDA Ika Agustin Ningrum menjelaskan pengerukan dilakukan sepanjang delapan kilometer, dibagi dalam beberapa segmen. Segmen 11 dan 12 yang berada di Jalan Bakti akan dilakukan dengan pembebasan lahan, sesuai dengan Peraturan Menteri ATR/BPN No. 39 Tahun 2023.
Masalah utama di DAS Cakung Lama mencakup pendangkalan karena sedimen, longsor di bantaran sungai, dan penyempitan akibat bangunan liar. Maka dari itu, selain pengerukan, pembangunan tanggul dan Pompa Bulak Cabe juga menjadi bagian dari solusi.
Pompa tersebut memiliki kapasitas 3 x 8 m³/detik untuk air dan 2 x 0,25 m³/detik untuk lumpur. Targetnya adalah meningkatkan kapasitas aliran ke Cakung Drain, mempercepat pembuangan air, dan meminimalkan potensi banjir di masa mendatang.
Dengan pendekatan yang menyeluruhâteknis, sosial, hingga regulatifâPemprov DKI Jakarta menunjukkan komitmen dalam membenahi sistem pengendalian banjir secara berkelanjutan dan tanpa mengorbankan warga.
- Pemprov DKI Jakarta
- Gubernur DKI Pramono Anung
- pengerukan kali
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
Upaya Pemprov DKI Bangun Kota Inklusif Melalui Semangat Paskah di Kota Tua
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.