WHO Umumkan Wabah Polio di Papua Nugini, Serukan Vaksinasi Segera

Jumat, 16 Mei 2025, 13:45 WIB

JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan wabah polio di Papua Nugini dan menyerukan kampanye vaksinasi "segera".

BBC melaporkan, sampel virus yang sangat menular itu ditemukan pada dua anak sehat dalam pemeriksaan rutin di Lae, kota pesisir di timur laut negara itu.

Ket. Foto: Kurang dari setengah penduduk negara ini yang diimunisasi terhadap polio, penyakit yang sangat menular — Sumber: BBC/Getty

Kurang dari setengah penduduk Papua Nugini diimunisasi terhadap penyakit yang berpotensi mematikan yang hampir punah ini namun muncul kembali di beberapa bagian dunia.

"Kita harus melakukan sesuatu tentang hal ini dan kita harus melakukannya segera," kata Sevil Huseynova, perwakilan WHO di Papua Nugini. Ia memperingatkan, penyakit tersebut dapat menyebar ke luar negeri.

"Kita harus berupaya semaksimal mungkin untuk mendapatkan cakupan [vaksinasi] 100%," kata Dr. Huseynova dalam konferensi pers pada Kamis (15/5). "Polio tidak mengenal batas," katanya

Penyakit ini disebabkan oleh virus polio, yang menyebar melalui kontak dengan tinja atau percikan cairan tubuh orang yang terinfeksi ketika mereka batuk atau bersin.

Penyakit ini sebagian besar menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun.

Tidak ada obat untuk penyakit ini, meski sebagian besar orang yang terinfeksi, termasuk dua kasus terbaru di Papua Nugini, tidak menunjukkan gejala. Mereka yang menunjukkan gejala mungkin akan terkena penyakit seperti flu.

Sejumlah kecil orang yang terinfeksi polio, antara satu dari seribu dan satu dari seratus, mengalami masalah yang lebih serius yang dapat menyebabkan kelumpuhan. Juga ketika penyakit menjadi mengancam jiwa, terutama ketika kelumpuhan memengaruhi otot-otot yang digunakan untuk bernapas.

Papua Nugini dikatakan bebas polio sejak tahun 2000, hingga terjadi wabah pada tahun 2018, yang dapat diatasi dalam tahun yang sama.

Kasus-kasus terbaru ditemukan membawa jenis virus yang secara genetik terkait dengan virus yang beredar di Indonesia. Papua Nugini berbatasan dengan provinsi Papua di Indonesia bagian timur.

Menteri Kesehatan Papua Nugini Elias Kapavore berjanji untuk mencapai 100% imunisasi polio di negara ini pada akhir tahun ini.

"Tidak ada alasan... Polio adalah penyakit serius," katanya.

Kampanye yang sedang berlangsung ini akan menargetkan anak-anak berusia 10 tahun ke bawah dan diharapkan menjangkau sekitar 3,5 juta orang.

"Perang melawan polio dimulai hari ini," tulis departemen tersebut dalam sebuah posting Facebook kemarin.

WHO, badan anak-anak PBB Unicef ??dan pemerintah Australia mendukung Papua Nugini dalam peluncuran vaksin.

Perwakilan Unicef ??untuk Papua Nugini Veera Mendonca menunjukkan perbedaan dalam cakupan vaksinasi di seluruh negeri - dengan cakupan serendah 8% di beberapa distrik.

"Itu tidak dapat diterima," katanya. UNICEF ??bekerja sama dengan gereja dan pemimpin masyarakat untuk mendorong vaksinasi dan menghilangkan informasi yang salah.

Polio telah muncul kembali di Asia dalam beberapa tahun terakhir. Pakistan mencatat 74 kasus penyakit ini tahun lalu, Afghanistan mencatat 24 kasus.

WHO juga telah memperingatkan adanya wabah di Gaza yang dilanda perang setelah jejak virus ditemukan dalam air limbah.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.