Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Perluas Program Kewirausahaan
Kamis, 14 Agu 2025, 12:35 WIBJAKARTA - Dalam rangka HUT ke-80 RI, Bank Mandiri mempertegas komitmen mendukung perekonomian kerakyatan melalui perluasan ekosistem kewirausahaan, digitalisasi, dan pendampingan inklusif.
Komitmen tersebut diwujudkan secara konsisten melalui rangkaian program unggulan yang dirancang untuk menjawab tantangan pelaku usaha di era transformasi digital, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.
Salah satu inisiatif strategis tersebut adalah Wirausaha Muda Mandiri (WMM), yang selama 17 tahun terakhir menjadi katalis inovasi dan pencetak wirausaha muda berdaya saing. Hingga sekarang, ajang tahunan ini telah melahirkan ribuan startup kreatif melalui pelatihan, mentoring industri, dan business matchmaking dengan puluhan investor potensial sejak awal inisiatif ini dijalankan.
Program ini juga membuka peluang ekspansi global bagi alumni seperti Coffee Toffee, Waste4Change, dan Bell Living Lab. Sementara pada level UMKM, Bank Mandiri juga mengambil peran dalam program Rumah BUMN (RB) yang menjadi akselerator inklusi ekonomi di Tanah Air.
Hingga pertengahan 2025, Bank Mandiri mengelola 23 titik RB aktif yang memberdayakan lebih dari 15.000 UMKM melalui 1.500 pelatihan berfokus pada literasi keuangan, digitalisasi, dan strategi ekspor. Salah satu kisah sukses datang dari Batik Al Warits (Madura), sebelumnya berskala rumahan, kini menembus pasar Australia dan Amerika Serikat berkat pelatihan, pameran, dan pendanaan 6.000 Euro dari PUM Netherlands.
âBank Mandiri berkomitmen menjadi mitra strategis pelaku usaha Indonesia dalam menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi kerakyatan melalui ekosistem kewirausahaan yang inklusif, terintegrasi, dan adaptif terhadap era digital. Melalui sinergi program unggulan, kami ingin memastikan pelaku usaha di seluruh negeri dapat naik kelas dan bersaing secara global,â ujar Corporate Secretary Bank Mandiri M. Ashidiq Iswara dalam keterangan resminya, Kamis (14/8).
Dalam konteks Mandiri Sahabatku, program ini telah menjangkau ratusan pekerja migran Indonesia (PMI) melalui pelatihan kewirausahaan dan literasi keuangan di luar negeri. Misalnya, pelaksanaan di Tokyo pada 11 Mei 2025 berhasil memberdayakan lebih dari 230 PMI, dengan materi âEntrepreneur Mindsetâ dan literasi keuangan mendalam. Lebih terkini, di Kuala Lumpur pada 2 Agustus 2025, turut diberdayakan 125 PMI melalui pendampingan digitalisasi, pemasaran digital, serta pengenalan aplikasi MandiriRemit guna mendukung inklusi dan akselerasi ekonomi.
âBank Mandiri menilai kewirausahaan sebagai fondasi kemandirian ekonomi dalam negeri. Karena itu, Bank Mandiri merancang ekosistem pembinaan yang menyatukan pelatihan, digitalisasi, dan akses pasar agar wirausaha Indonesia mampu tumbuh lebih cepat, menjangkau lebih luas, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat untuk Indonesia Maju,â pungkas Ashidiq.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Mandiri Macro and Market Brief 2026
-
Momen Idul Adha 1447 H, Bank Mandiri Salurkan 2.529 Hewan Kurban ke ratusan titik di seluruh Indonesia
-
Kualitas dan Pemahaman Anak Tabrauw tentang Literasi dan Numerasi Siswa Masih Memprihatinkan
-
Kota Bogor Ingin Ada Solusi Berkelanjutan Terkait Sampah Lintas Wilayah
-
Bank Mandiri Bawa Semangat "More Than a Race" Lewat Livin Jakarta Run Road to MJM 2026
-
Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa Lewat Livin’ by Mandiri
-
Manchester United Terpukul, Stuttgart Hapus Klausul Rilis Angelo Stiller di Tengah Pencarian Pengganti Casemiro
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.